HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://bayugawtama.kotasantri.com
Bergabung
5 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Tangerang - Banten
Pekerjaan
Social Worker
http://twitter.com/bayugawtama
Tulisan Bayu Lainnya
Satu Blok di Tepi Masjid
6 Agustus 2013 pukul 21:00 WIB
Magnet Silaturrahim
3 Agustus 2013 pukul 23:00 WIB
Sepertinya, Ini Hari Terakhir Saya
2 Agustus 2013 pukul 20:00 WIB
Multilevel Kebaikan
31 Juli 2013 pukul 21:00 WIB
Antara Seniman dan Tukang Gambar
25 Juli 2013 pukul 19:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Pernik

Ahad, 11 Agustus 2013 pukul 22:00 WIB

Semur Tahu Buatan Ibu

Penulis : Bayu Gawtama

Minggu siang di seberang terminal Pasar Minggu.

"Mak, lapar, mak," seorang anak kecil, belum sembilan tahun. Rambut kumal dan pakaian lusuhnya nyaris mengelabui mataku untuk sekejap melihat tubuhnya yang kurus, juga mata cekungnya.

"Lapar? Nih cari makan dulu, baru bisa makan," bentak sang ibu sambil melemparkan sebuah alat musik terbuat dari botol Yakult yang diisi pasir, yang biasa dipakai para pengamen jalanan.

Aku jadi ingat masa sekolah dulu. Ibu selalu memaksaku untuk sarapan sebelum berangkat sekolah. Ibu selalu khawatir aku jatuh pingsan lagi di sekolah gara-gara tidak sempat sarapan. Itu belum cukup, meski sekolahku cuma sampai pukul 11.00 WIB, ibu masih memasukkan dua tangkap roti lapis mentega bertabur coklat atau selai kacang kesukaanku.

Tapi, tidak jarang aku katakan sama ibu kalau aku malu membawa makanan ke sekolah, "Aku kan laki-laki, bu, cuma anak perempuan yang membawa makanan ke sekolah. Lagipula ..."

"Ah sudah bawa saja. Disuruh makan saja susah, apalagi disuruh kerja," sela ibu tanpa bisa kubantah lagi.

Sudah hampir empat puluh menit aku masih di Pasar Minggu, tak jauh dari tempat tadi.

"Mak, kok dari kemarin makannya nasi uduk melulu. Beli ayam dong, Diding kan pengen makan ayam."

"Orang susah kok pengen makan ayam, Ding, bapakmu kan cuma tukang sampah. Masih syukur ada yang bisa kita makan," ujar sang ibu sambil menyuapi anaknya yang lain. Juga dengan nasi uduk.

Aku menghela nafas panjang. Kemudian bayangan masa kuliahkupun melintas. Aku masih ingat setiap kali ibu selalu setia menyiapkan makan untuk anaknya ini sebelum berangkat ke kampus. Tapi yang sering kulakukan...

Nasi goreng sosis lengkap dengan cabai bawang iris sering tak tersentuh hingga sore. Sekembalinya dari kampus, masih tertata rapih di meja makan, tapi pasti sudah dingin.

Setangkap roti berlapis selai kacang, ditambah segelas susu coklat selalu terbuang percuma karena hanya kucuil sedikit. Kubayangkan wajah ibu termenung sambil menatap sisa roti dan susu coklat utuh yang tak lagi hangat.

Dan entah berapa banyak lagi makanan yang terbuang sia-sia. Anehnya, ibu tak pernah berhenti untuk tetap setia menyiapkan makanan kesukaan anaknya ini.

Selepas Ashar. Di depan pelayan sebuah restoran cepat saji.

"Silakan, pak, makan di sini atau dibungkus?"

Belum sempat kupesan makanan, kubuka SMS yang masuk,
dari ibu, "Pulang ke rumah ibu nggak? Ibu masak semur tahu kesukaan kamu nih. Sudah dua pekan lho kamu nggak pulang."

***

Di luar restoran. Kupanggil beberapa anak jalanan dan membagikan uang seharga satu paket ayam plus segelas softdrink kepada mereka.

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Bayu Gawtama sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Cybi Newsletter | Buletin Bulanan
Situs ini berisi berbagai tulisan menarik yang bernuansa anak muda. Walau demikian, situs ini tetap dapat memberikan siraman rohani dan memperkaya wawasan Anda, ketika membaca dan menekuninya.
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0577 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels