HR. Ad-Dailami : "Alangkah baiknya orang-orang yang sibuk meneliti aib diri mereka sendiri dengan tidak mengurusi aib orang lain."
Alamat Akun
http://yayu.kotasantri.com
Bergabung
24 Maret 2010 pukul 14:45 WIB
Domisili
Nomi - Ishikawa
Pekerjaan
Ibu Rumah tangga
Saya adalah seorang ibu rumah tangga, dikaruniai tiga orang anak yang lahir dan besar di Jepang. Kini menemani suami seorang dosen di salah satu universitas di kota Nomi Jepang.
http://yayujapan.multiply.com
yayu_indriyani@yahoo.com
Tulisan Sri Lainnya
Mendidik dan Belajar dari Kreatifitas Anak-anak
16 Maret 2013 pukul 13:00 WIB
Oshin Abad 21
24 Februari 2013 pukul 15:00 WIB
"Meminang" Ban Salju
13 Januari 2013 pukul 12:12 WIB
Boleh Memanjakan Anak?
29 September 2012 pukul 12:00 WIB
Pentingkah Catatan Keuangan Keluarga?
18 Agustus 2012 pukul 10:15 WIB
Pelangi
Pelangi » Pernik

Ahad, 14 April 2013 pukul 21:00 WIB

Sejumput Renungan Suami-Istri

Penulis : Sri Yayu Indriyani R.

Selepas jam setengah sembilan pagi adalah jam-jam kami berdua. Hanya ada aku dan suami. Anak-anak sudah pergi ke sekolahnya masing-masing. Si sulung dan si tengah sudah berangkat sejak pukul jam setengah delapan pagi berjalan kaki bersama kawan-kawannya. Si bungsu yang akan punya adik lagi pun sudah naik bis jemputan ke Hoikuen tempatnya bermain, jam delapan lima belas.

Aku tengah sibuk melipat pakaian untuk perjalanan kami nanti malam ke luar kota. Sementara suami pun tak beranjak dari depan komputer untuk menyelesaikan slide presentasinya untuk besok sabtu.

”Dik…” ujar suami membuka pembicaraan, walau matanya tetap tak bergeming dari layar komputer.

“Ya,” jawabku sambil terus melipat.

“Akhir-akhir ini sering mendengar semangat seorang kawan yang turun setelah menikah.”

“Ehm…” aku jadi merenung mengingat kami berdua.

“Seorang kawan yang sebelum menikah semangat dan prestasinya luar biasanya, sayangnya pas setelah menikah tenggelam dan terlihat tidak bersemangat dalam amanahnya,” panjang lebar suami menceritakan sebuah kisah yang cukup membuatku tersentuh dan lebih merenung.

“Benarlah sebuah ayat dalam Al-Qur'an yang menyebutkan bahwa istri, anak, kekayaan adalah cobaan bagimu,” ujar suami menambahkan di akhir certitanya.

Aku mengangguk dan menyayangkan apa yang telah terjadi. Banyak hikmah dan pelajaran yang dapat kami ambil. Khususnya bagiku sebagai seorang istri dan kini sebagai ibu. Bagaimana menempatkan posisi kami dalam amanah ini.

Apakah aku dapat mempertahankan prestasi suami selama hidupnya. Apakah aku mampu meneruskan cita-cita ibundanya yang telah melahirkan dan membesarkannya. Aku adalah seorang wanita, seorang istri, dan seorang ibu yang sedang mendapat amanah dari-Nya.

Semoga aku dan suami dapat senantiasa saling mendorong kesuksesan bersama. Sukses suami adalah sukses bagiku, bagi anak-anakku, bagi keluarga. Semoga aku dapat menempatkan posisiku, tindakanku, hatiku, ucapanku dalam menjalankan amanah ini.

http://yayujapan.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Sri Yayu Indriyani R. sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Fay Ahmed | Blogger
Senang sekali baca-baca di KotaSantri.com. Nambah pengalaman religius.
KotaSantri.com © 2002 - 2023
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0457 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels