HR. At-Tirmidzi : "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari hati yang tidak pernah tunduk, dari do'a yang tidak didengar, dari jiwa (nafsu) yang tidak pernah merasa puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat."
Alamat Akun
http://jamilazzaini.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 05:31 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Trainer
Jamil Azzaini adalah seorang trainer sekaligus Inspirator. Rekan-rekannya menyebut sebagai Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang …
http://jamilazzaini.com
http://facebook.com/jamilazzaini
http://twitter.com/jamilazzaini
Tulisan Jamil Lainnya
Tutut, Makanan Tradisional yang Nikmat
15 Maret 2012 pukul 09:00 WIB
Pujilah Anakmu dengan Tepat
10 Maret 2012 pukul 11:00 WIB
Tinggalkan Sejenak Televisi dan Koran
8 Maret 2012 pukul 10:10 WIB
Yadi Sudjatmiko
4 Maret 2012 pukul 08:30 WIB
Laut Guruku
29 Februari 2012 pukul 09:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Selasa, 20 Maret 2012 pukul 11:30 WIB

Hal Kecil Bisa Menjerumuskan

Penulis : Jamil Azzaini

Mungkin Anda pernah mendengar pepatah ini, "Semakin tinggi pohon, semakin besar terpaan anginnya. Semakin tinggi kedudukan seseorang atau semakin sukses seseorang, akan semakin besar cobaannya." Namun bukan berarti hanya cobaan besar yang akan “mengganggu” kita, waspada pula dengan cobaan kecil, sebab itu bisa membuat terlena.

Saya pernah mendapati kisah tentang seekor monyet yang bergelantungan di pohon. Apa yang terjadi saat angin besar mendatangi pohon itu? Si monyet akan berpegangan sangat kuat agar tidak tejatuh. Namun bila angin datang sepoi-sepoi, ia menikmati hembusan semilir angin hingga tertidur di pohon. Keasyikan tidur membuatnya lupa berpegangan dan akhirnya terjatuh juga.

Pemisalan itu mengandung banyak makna. Pertama, ujian-ujian kecil yang datang justru bisa melenakan dan membuat Anda terjatuh. Sebagian kita mungkin ada yang berkata, “Ah, itu hal kecil dan bisa kita atasi.” Sesuatu yang kecil tetapi terus menerus terjadi dan dibiarkan bisa merusak kehidupan dan kepercayaan orang lain.

Seorang karyawan saya setiap hari menggunakan uang usaha untuk kepentingan pribadinya. Memang kecil, hanya satu lembar, dua lembar ia ambil uang yang bukan haknya. Hasilnya, selama 4 bulan ia sudah menggunakan puluhan juta rupiah. Kepercayaan yang sudah ia bangun selama bekerja dengan saya hancur. Bukan hanya itu, iapun kehilangan pekerjaannya. Padahal kehidupannya sedang menanjak dengan hasil yang ia peroleh dari pekerjaan itu.

Kedua, dosa-dosa kecil yang dilakukan berulang juga bisa menjatuhkan hidup kita. Banyak orang yang dijauhkan dari Allah SWT secara perlahan-lahan. Awalnya ia berpegang teguh pada agamanya, kemudian menjadi orang yang permisif (membolehkan banyak hal yang salah). Akhirnya, ia terbiasa dengan hal-hal yang kompromistis. Ironisnya lagi ia merasa tidak bersalah.

Apa yang terjadi kemudian? Suap dianggap sedekah atau hadiah. Berani mengambil harta haram dengan alasan daripada dimanfaatkan oleh golongan lain. Ikut melakukan sesuatu yang salah dengan alasan darurat. Melakukan pembenaran dengan berkata, “Sistemnya memang sudah begitu.” Dalam kondisi seperti ini sebenarnya kita sedang dijauhkan dari Allah, perlahan namun pasti tetapi banyak yang tidak menyadari.

Intinya, setiap saat kia harus waspada, mawas diri, dan tidak boleh terlena. Sungguh suatu kerugian besar bila secara perlahan kita menuju jurang kehancuran dan kesesatan namun kita tidak menyadarinya. Waspadalah, hal kecil bisa menghancurkan dan menjerumuskan hidup Anda.

http://jamilazzaini.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Nurudin | Swasta
Sekilas KSC memiliki apa yang dimiliki facebook yang membuat banyak orang 'kecanduan'. Tapi bila dicermati, facebook tidak memiliki apa yang dimiliki KSC. Maaf facebook, tak lama lagi aku akan meninggalkanmu, aku mendapatkan apa yang tak aku dapatkan darimu.
KotaSantri.com © 2002 - 2014
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0815 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels