HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://jamilazzaini.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 05:31 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Trainer
Jamil Azzaini adalah seorang trainer sekaligus Inspirator. Rekan-rekannya menyebut sebagai Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang …
http://jamilazzaini.com
http://facebook.com/jamilazzaini
http://twitter.com/jamilazzaini
Tulisan Jamil Lainnya
Jangan Sepelekan yang Kecil
23 Februari 2012 pukul 09:15 WIB
Dunia Ibarat Bangkai Kambing
18 Februari 2012 pukul 11:00 WIB
Wajib Gagal
14 Februari 2012 pukul 09:00 WIB
Menunda
10 Februari 2012 pukul 09:09 WIB
Kaya Berkah
7 Februari 2012 pukul 11:30 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Selasa, 28 Februari 2012 pukul 11:00 WIB

Kekayaan Sejati

Penulis : Jamil Azzaini

Anda ingin kaya raya? Pasti sebagian besar atau bahkan semua orang menginginkannya. Sebelum melanjutkan membaca tulisan ini, coba pejamkan mata Anda dan bayangkan Anda menjadi seorang yang kaya raya. Pakaian seperti apa yang Anda kenakan? Mobil apa yang Anda kendarai? Bagaimana Anda membelanjakan uang yang Anda miliki? Ayo, pejamkan mata dan bayangkan seandainya Anda seorang yang kaya raya.

Sudah Anda bayangkan? Gambaran seperti apa yang Anda peroleh?

Sebagian besar dari Anda boleh jadi akan membayangkan mengenakan pakaian bermerek dan mahal. Mobil yang dikendarai adalah mobil mewah keluaran terbaru. Anda pun bebas berpesta pora kapan saja dan di mana saja. Mungkin ada pula yang membayangkan duduk santai di rumah yang besar. Atau, traveling keliling dunia dengan kapal pesiar termegah atau pesawat pribadi tercanggih.

Apabila Anda termasuk seperti yang tersebut di atas, itu berarti pikiran Anda sudah teracuni sinetron. Cara seperti itu akan menjauhkan hidup Anda dari kekayaan sejati dan kesejahteraan. Cara hidup seperti itu bukan cara hidup orang kaya sejati.

Percayalah, apabila ada yang menjalani hidup seperti itu pasti kekayaannya akan cepat sirna. Banyak selebritis yang hidupnya terlihat super wah saat namanya menanjak, tetapi di masa tuanya ia terlilit hutang yang mencekik. Kekayaan dan popularitasnya hanya semu belaka. Itu bukan cara hidup orang yang bermental kaya.

Kekayaan sejati bukan diukur dari baju yang dikenakan, aksesoris bermerek yang selalu melekat pada dirinya, mobil mewah keluaran terbaru yang ia punya, dan ukuran-ukuran material lainnya. Kekayaan sejati diukur dari seberapa lama Anda bisa menjalankan hidup yang sama apabila Anda berhenti bekerja. Semakin lama Anda bisa menjalani hidup yang sama tanpa harus bekerja, semakin membuktikan bahwa Anda adalah kaya.

Bagaimana agar hal itu kelak terwujud? Rumusnya sederhana, tingkatkan belanja Anda untuk hal-hal yang sifatnya produktif dan menghasilkan. Cara ini akan meningkatkan passive income Anda di masa yang akan datang. Anda tidak bekerja tetapi uang tetap mengalir ke rekening Anda.

Turunkan nafsu belanja Anda untuk membeli sesuatu yang tidak perlu, hanya karena gengsi atau karena sedang ngetren. Hindari membelanjakan sesuatu untuk bermaksiat kepada Allah walau hanya satu rupiah sekalipun. Anda harus sangat pelit untuk belanja sesuatu yang tidak berguna apalagi mendatangkan dosa.

Kekayaan sejati itu terjadi apabila passive income Anda lebih besar dari pengeluaran dan belanja Anda. Kapan itu akan terjadi dalam hidup Anda? Apakah itu mungkin terjadi dalam hidup Anda? Saya berharap, Anda memiliki mental untuk menjadi orang yang memiliki kekayaan sejati. Selamat berlatih menjadi orang kaya sejati.

http://jamilazzaini.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Mumtahah Annisa | Ibu Rumah Tangga
Di sini tempatnya kalau ingin berdiskusi sama teman-teman yang asyik banget.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1377 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels