QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
Alamat Akun
http://jamilazzaini.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 05:31 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Trainer
Jamil Azzaini adalah seorang trainer sekaligus Inspirator. Rekan-rekannya menyebut sebagai Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang …
http://jamilazzaini.com
http://facebook.com/jamilazzaini
http://twitter.com/jamilazzaini
Tulisan Jamil Lainnya
Tak Tahu Diri
3 Februari 2012 pukul 09:09 WIB
Ibu Sempurna
31 Januari 2012 pukul 17:00 WIB
Filosofi Jagung
29 Januari 2012 pukul 10:00 WIB
Jangan Asramakan Anakmu
28 Januari 2012 pukul 12:00 WIB
Apa yang Membuat Ibu Bahagia?
24 Januari 2012 pukul 14:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Selasa, 7 Februari 2012 pukul 11:30 WIB

Kaya Berkah

Penulis : Jamil Azzaini

Siapun bisa menjadi orang kaya. Orang yang muda bisa kaya apalagi yang tua. Orang kampung bisa kaya. Sarjana atau tidak sarjana juga bisa kaya. Orang beriman bisa kaya. Orang atheis sekalipun bisa juga kaya.

Sang Maha Kaya akan memberikan harta kepada mereka yang mau bekerja keras dan cerdas, inovatif, produktif, solutif dan memiliki expertise (keahlian) yang jarang dimiliki orang. Lihatlah daftar orang-orang kaya di dunia pasti memiliki ciri-ciri yang saya sebutkan. Tak perlu bermimpi menjadi orang terkaya di dunia, menjadi salah satu orang kaya di Indonesia atau di propinsi Anda tinggalpun sudah hebat.

Hidup kaya raya dan mati masuk surga tertinggi merupakan impian banyak orang, termasuk saya. Kekayaan yang bisa mengantarkan kita ke surga tentu yang diperoleh dengan cara yang sah dan tidak melanggar aturan agama. Kekayaan yang diperoleh menjadi berkah, menenangkan hati, membahagiakan keluarga dan menjauhkan dari fitnah dunia.

Agar harta kita semakin bertambah dan berkah, mari kita selalu melibatkan Allah dalam semua aktivitas kita. Caranya, selain melakukan hal-hal yang bisa mendatangkan kekayaan secara rasional dan bisa diterima nalar, kita juga perlu melakukan amalan yang memang diperintahkan oleh Sang Maha Kaya. Banyak hal yang menurut-Nya bisa mendatangkan rezeki dan kekayaan.

Beberapa diantara yang bisa mendatangkan rezeki adalah: menjalin silaturahmi, berbakti dan membahagaikan orang tua, sholat dhuha dan memperbanyak sedekah. Bila selama ini kita kesulitan rezeki cobalah tanyakan pada diri kita, “Apakah saya sudah rajin bersilaturahmi? Apakah saya silaturahmi hanya saat lebaran atau liburan saja?”

Lanjutkan dengan pertanyaan, “Apakah hubungan dengan orang tua (termasuk mertua, bagi yang sudah menikah) berjalan baik dan sehat? Apakah saya sudah memberi yang terbaik buat orang tua saya? Apakah orang tua saya sudah bangga dengan prestasi-prestasi saya?”

Cobalah bertanya juga, “Apakah saya sudah mengerjakan sholat dhuha minimal empat rakaat rutin seperti mengerjakan sholat wajib? Berapa banyak sedekah yang sudah saya keluarkan? Apakah sedekah yang saya keluarkan hanya sisa-sisa penghasilan atau memang sudah saya alokasikan secara terencana?

Tak cukup hanya berhenti bertanya tetapi juga setelah itu beraksilah. Sang Maha Kaya tak pernah tidur. Sang Maha Kaya tak pernah ingkar janji…

http://jamilazzaini.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Wawan R | Pengajar
Senang banget berkunjung dan baca-baca KSC. Isinya bagus penuh inspirasi. Sukses selalu untuk KSC.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1030 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels