QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
Alamat Akun
http://nafiadina.kotasantri.com
Bergabung
30 September 2010 pukul 03:38 WIB
Domisili
Jakarta Pusat - DKI Jakarta
Pekerjaan
Sahaya Alloh
Seorang muslimah yang mencintai Allah Azza wa Jalla sebagai Tuhannya,Rasulullah sebagai suri tauladannya,ayah-bunda sebagai permata jiwanya,saudara-saudari sebagai mutiara hatinya,sahabat-sahabat sebagai pelangi kehidupannya,dan saudara/saudari di jalan ALLOH sebagai kekuatan dakwah dijalanNYA..
http://nafiadina.multiply.com
fitrianinaa@yahoo.co.id
http://facebook.com/nafiadina
Tulisan Nina Lainnya
Allah, Engkau Dekat
7 Juni 2011 pukul 11:22 WIB
Tanya Kenapa, Duhai Jiwa?
10 Mei 2011 pukul 10:00 WIB
Catatan Jiwa untuk CINTA-NYA
4 Mei 2011 pukul 13:45 WIB
Istimewa di Mata-Nya
21 April 2011 pukul 09:40 WIB
Setia pada Satu Nama
26 Desember 2010 pukul 17:50 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Selasa, 28 Juni 2011 pukul 11:15 WIB

Sabar adalah Cahaya

Penulis : nina fitria

Wajah kian pekat dalam guratan kelelahan, nyaris terkulai dalam rerantai ujian kasih sayang yang membelenggu jiwa, sabar mulai terbayang menjauh dari semayam sukma, perlahan nafas terasa berat terhela, lalu jika dirimu berhenti di jalan ini, apa kabar CINTA yang menggantung asa? Bukankah begitu indah kalam-Nya, yang meyakinkan tiap insan, bahwa Allah, Dzat yang Mahacinta, mengujimu, untuk memuliakanmu? Apa kabar CINTA yang sudah engkau rintis dan bangun untuk-Nya?

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : "Kami telah beriman," sedang mereka tidak diuji lagi?" (QS. Al-Ankabut : 2).

Dan bukankah ujian dari-Nya adalah pembeda antara jiwa yang menetapi kebenaran dan kesabaran, jiwa-jiwa pemenang, dengan jiwa-jiwa yang berguguran di medan juang?

Sungguh, Allah memberikan ujian sesuai kesanggupan hamba-Nya, sebagai ladang jihad baginya, sebagai ladang amal bagi investasi akhiratnya, sebagai penggugur dosanya, sebagai pengangkat derajat mulia di sisi-Nya.

Jangan menyerah, teruslah bermujahadah, meski jiwa sudah sangat lelah. Katakan, "Aku akan terus berjuang untuk ALLAH." Jangan menyerah meski sabar mulai enggan menetap jiwa, karena sabar adalah karunia dari-Nya. Dan tugas kita sebagai seorang hamba adalah untuk terus berupaya sabar, terus menyabarkan hati yang mulai tertatih dalam ujian, hingga Allah tersenyum atas kita, dan mengalungkan sabar sebagai karunia indah, sebagai buah keyakinan bahwa Allah adalah sebaik-baik penolong dan pelindung, karena sungguh hanya DIA sandaran kita.

Mari kita menjejak hati, mengintip derap perjuangan manusia-manusia terbaik di zamannya. Kan tampak Rasulullah di garda terdepan, tampil sebagai manusia paripurna dengan keteguhan iman yang mengakar jiwanya, kecintaan atas tuhan-Nya yang tak tergadai nilai dunia yang fana, beliau tidak lagi sekedar berjuang untuk dirinya, beliau tidak lagi memperhatikan kesejahteraan dirinya, beliau tidak lagi memikirkan dirinya, waktunya terhabiskan untuk memperjuangkan kita, ummatnya yang dicintainya, memperjuangkan Dinullah, agama nan mulia sempurna.

"Demi Allah, Andai mereka bisa meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku, agar aku meninggalkan urusan (da'wah) ini, maka aku tidak akan meninggalkannya, sehingga Allah memenangkannya atau aku binasa karena (membela)nya." (Muhammad Saolallahu 'alaihi wassallaam).

Lalu bagaimana dengan kita; Yang kini masih banyak bergulat dengan masalah-masalah yang belum menyentuh ummat? Yang masih banyak berjuang sabar untuk nilai kehidupan pribadi? Yang terkadang tersibukan "menyelamatkan" kehidupan diri dan jauh dari terlatih menyelamatkan agamanya? Allahu Rabbi, jadikan jiwa ini jiwa yang bermanfaat, jiwa yang dapat menebar berjuta kebajikan di atas catatan kehidupan, jiwa yang berjuang bukan hanya untuk dirinya, namun untuk keluarga, ummat, agama, dan untuk Rabb-nya.

"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar." (QS. Ali Imran : 142).

Jika kita teringat bahwa dunia hanyalah persinggahan sementara kita, yang kelak kita kan beralih ke satu alam yang gelap gulita di dalam kubur, yang setelahnya dibangkitkan di alam penuh tuntutan pertanggungjawaban, di yaumul Akhirat, akankah kita siakan kesempatan saat ini untuk berjuang, dan melanjutkan perjuangan untuk bekal terindah menjumpa-Nya?

Semoga Allh memberikan kesempatan kepada kita untuk singgah di syurga dunianya nan indah, terlebih dalam kemuliaan tertinggi, tempat tinggal terindah, yakni syurga akhirat-Nya.

"Siapa yang tidak menemukan syurga dunia, sulit baginya untuk memperoleh syurga akhirat. Syurga dunia adalah syurga manusia ketika bermunajat kepada Allah dan menikmati ketaatan kepada-Nya. Kesuksesan pada masalah-masalah duniawi hanyalah kenikmatan yang berakhir bersamaan dengan berakhirnya kehidupan." (Imam Ibnu Taimiyah).

Dunia, kehidupan yang akan berakhir; Yang dalam damba jiwa, berakhir dalam husnul khatimah, dalam kemuliaan di sisi-Nya. Yang dalam perjalanan kehidupannya, senantiasa bergiat berjuang untuk Allah, untuk menjadi hamba yang dicinta-Nya, hamba yang bercahaya, dalam cahaya kesabaran yang tak pernah padam. Karena, "Sabar itu adalah Cahaya." (HR. Muslim).

http://nafiadina.multiply.com

Suka
nurdin sholihin, Izzatul Muthmainnah, dan Dheon menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan nina fitria sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Yussi | Karyawati
Subhanallah sekali bisa bergabung di KotaSantri.com. Barakallah...
KotaSantri.com © 2002 - 2019
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1558 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels