Sirah Umar, Ibnu Abdil Hakam : "Aku akan duduk di sebuah tempat yang tak kuberikan sedikit pun tempat untuk syaitan."
Alamat Akun
http://karitasurya.kotasantri.com
Bergabung
21 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bekasi - Jawa Barat
Pekerjaan
Ibu Rumah Tangga
http://karitasurya.multiply.com
ratu_karitasurya
Tulisan Ratu Lainnya
Saat Muslimah 'Harus' Jadi Umahat Kreatif
4 Juli 2013 pukul 22:00 WIB
Resiko Muslimah Bekerja
25 April 2013 pukul 23:00 WIB
Hadiah yang Paling Berharga adalah Senyum
13 April 2013 pukul 13:00 WIB
Kiat Memulai Hidup Berumah Tangga
23 Februari 2013 pukul 11:00 WIB
Suamiku, Sahabatku
12 Januari 2013 pukul 11:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Muslimah

Kamis, 15 Agustus 2013 pukul 22:22 WIB

Golongan Perempuan Penghuni Surga

Penulis : Ratu Karitasurya

Dalam sebuah hadits, Nabi SAW bersabda, "Empat ciri wanita yang berada di syurga dan empat ciri wanita yang berada di neraka." Dan beliau menyebutnya di antara empat ciri perempuan yang berada di syurga ialah :

1. Perempuan yang menjaga diri dari berbuat haram dan selalu berbakti kepada Allah serta suaminya. Isteri tidak wajib taat suruhan dan arahan suami, apabila suruhan dan arahan itu bertentangan dengan hukum Allah SWT. Imam Al-Ghazali menegaskan, "Seorang isteri wajib mentaati suami sepenuhnya dan memenuhi segala tuntutan suami dari dirinya sekiranya tuntutan itu tidak mengandungi maksiat."

2. Perempuan yang banyak keturunannya lagi penyabar serta menerima dengan senang hati dengan keadaan yang serba kekurangan (dalam kehidupan) bersama suaminya. Sabda Rasulullah SAW, "Jihad seorang wanita ialah taat pada suami dan menghiaskan diri untuknya."

3. Perempuan yang bersifat pemalu. Jika suaminya pergi, maka ia menjaga dirinya dan harta suaminya. Jika suaminya datang, ia mengekang mulutnya dari perkataan yang tidak layak kepadanya.

4. Perempuan yang ditinggal mati oleh suaminya dan ia mempunyai anak-anak yang masih kecil, lalu ia mengekang dirinya hanya untuk mengurusi anak-anaknya dan mendidik mereka serta memperlakukannya dengan baik kepada mereka dan tidak bersedia kawin karena khawatir anak-anaknya akan tersia-sia (terlantar/terbiar).

Diambil dari Tulisannya Saukya Singgih

http://karitasurya.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Ratu Karitasurya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Wawan R | Pengajar
Senang banget berkunjung dan baca-baca KSC. Isinya bagus penuh inspirasi. Sukses selalu untuk KSC.
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0528 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels