Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."
Alamat Akun
http://naurah_syaza.kotasantri.com
Bergabung
13 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Palembang - Sumatera Selatan
Pekerjaan
:)
Afwan… Ia tidak mengharapkan sedikit pun rasa kagum apalagi pujian atas setiap ucapan yang keluar dari lisannya ataupun tulisan -yang atas izin Allah- keluar dari perasaan dan pikirannya… Tidak… dan semoga tidak akan pernah… Insya Allah… Jika pun itu terjadi… Ia berharap engkau-lah saudara pertama yang mengingatkannya… Jika pun kau …
mujahidah.qonitat
jilbab_is_good
jilbab_is_good@yahoo.com
http://twitter.com/am_meeta
Tulisan Yuli Lainnya
Biru Hatiku
11 Mei 2009 pukul 19:13 WIB
Kiat Bergaul antara Laki-laki dan Perempuan
22 April 2009 pukul 17:20 WIB
Pelangi
Pelangi » Muslimah

Kamis, 14 Mei 2009 pukul 20:32 WIB

Perbandingan Wanita Islam dan Barat

Penulis : Yuli Harmita

Jika kita memperbandingkan lingkungan hidup Islam dengan Barat, akan dapat kita saksikan suatu kerumunan di sekitar wanita yang hanya terjadi pada kemerekahan dalam kecantikan wajahnya. Disaat itu dia diperebutkan, dimanja, dan diberi kedudukan yang menarik serta menggiurkan. Namun setelah masa memoles keputihan rambutnya, dengan goresan kerut wajah semakin mendalam yang beriring dengan kepudaran daya tariknya, maka bergeserlah fungsi sang primadona menjadi pelengkap kebutuhan dapur.

Di sekitarnya kini, sudah tidak ditemukan orang yang memperhatikan lagi, bahkan putra-putrinya pun tidak menyayanginya. Mereka selama ini memandangnya sebagai hiasan belaka, setelah kesegaran dan kecantikannya memudar, maka usailah semuanya. Sang anak pun tidak memperdulikannya lagi, bahkan tidak tahu bagaimana cara hidupnya kini, mungkin ia pergi ke panti jompo untuk mengakhiri masa hidupnya di sana. Mengapa terjadi?

Masa-masa usia muda belia, ia terayu bisikan setan yang menasihatkan, "Manfaatkan masa remajamu demi kesenangan diri sendiri," dan kepada anak-anaknya pun diserukan, "Belajar dan berusaha mandiri." Sang anak tidak berkesempatan mendapat belaian kasih dan rindu ibu. Mereka hidup dalam krisis kasih sayang, maka wajarlah kalau mereka menyelenggarakan "hari ibu" setahun sekali yang mempertemukan ibu dan putranya untuk mempertautkan hati dalam kegersangan dan kebekuan.

Di dalam masyarakat Islam tidak mengenal hari ibu, di sini kita menyelenggarakan hari ibu setiap saat. Pada waktu ibu sudah tua, dengan ditandai oleh rambutnya yang memutih, justru pada saat inilah kecantikannya semakin mempesona, jasanya semakin agung, kewibawaannya pun semakin menjulang.

Sang anak memanjakannya, dengan penuh rasa kasih sayang dan dikatakan kepada ibunya, "Ibu kini tidak usah bekerja, cukup shalat, berdo'a pada Allah untuk kesejahteraan keluarga." Segenap keluarga mengharap do'a dan ridhanya, ia ditempatkan sebagai sesepuh yang diagungkan dalam rumah tangga. Islam mendidik umatnya untuk mencintai, menghormati, dan mengagungkan ibunya.

Berbeda dengan wanita barat yang menuntut diadakannya hari ibu, untuk mengingatkan anak-anaknya bahwa mereka masih punya ibu, dan bahwa sang ibu membutuhkan hadiah dan kado dari anak cucunya. Sedang dalam Islam, hari ibu terjadi setiap saat dan sepanjang hayat.

Kita dengan segenap anggota keluarga baru ke luar rumah setelah mencium tangan ibu dan meminta do'anya. Setiap saat kita bersimpuh di hadapanNya, memohonkan panjang usianya kepada Allah SWT. Semakin bertambah putih rambutnya, bertambah pula rasa cinta, rindu, dan penghargaan kepadanya.

Itulah kedudukan kaum wanita dalam masyarakat Islam, dan demikianlah pandangan kita terhadap kaum wanita menurut ajaran agama Islam. Ingat, syurga itu ada di bawah telapak kaki ibu. Maka sayangilah ibu yang telah melahirkan kita.

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Yuli Harmita sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Indra | Full Time Jobseeker
Alhamdulillah KSC bagus banget, jadi pengen nyoba KSC Mobile-nya.
KotaSantri.com © 2002 - 2022
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0566 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels