HR. Ibnu Majah dan Abi Ad-Dunya : "Secerdik-cerdik manusia ialah orang yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling gigih membuat persiapan dalam menghadapi kematian itu."
Alamat Akun
http://meyla.kotasantri.com
Bergabung
9 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Swasta
http://meylafarid.multiply.com
Tulisan Meyla Lainnya
Kejujuran itu Lebih Manis Rasanya
14 Maret 2009 pukul 20:07 WIB
Memberi dalam Kelapangan dan Kesempitan
10 Maret 2009 pukul 15:09 WIB
Untuk Ayah
9 Maret 2009 pukul 20:56 WIB
Pelangi
Pelangi » Muslimah

Selasa, 17 Maret 2009 pukul 17:38 WIB

Kontes Kecantikan

Penulis : Meyla Farid

Sebuah perusahaan produk kecantikan yang sukses, meminta orang-orang di suatu kota besar untuk mengirimkan surat singkat tentang wanita-wanita paling cantik yang mereka kenal, berikut foto wanita-wanita tersebut. Dalam beberapa minggu, ribuan surat masuk ke perusahaan tersebut.

Salah satu surat itu menarik perhatian para karyawan perusahaan tersebut, dan surat itu pun disampaikan kepada presiden direktur. Penulisnya adalah seorang anak lelaki yang berasal dari keluarga yang bercerai, dan tinggal di daerah kumuh. Berikut ini adalah cuplikan suratnya, setelah dikoreksi ejaannya :

"Di ujung jalan, tidak jauh dari rumahku, tinggal seorang wanita cantik. Aku mengunjunginya setiap hari. Dia membuatku merasa menjadi anak paling penting di dunia. Kami suka main checker dan dia mau mendengarkan masalah-masalahku. Dia bisa memahamiku, dan kalau aku pulang, dia selalu berseru dari pintunya bahwa dia bangga akan diriku."

Si anak mengakhiri suratnya dengan berkata, "Di foto ini bisa dilihat bahwa dia adalah wanita yang paling cantik bagiku. Mudah-mudahan aku punya istri secantik dia nanti."

Merasa terkesan oleh surat itu, sang presdir minta melihat foto wanita tersebut. Sekretarisnya menyodorkan foto seorang wanita tua yang sudah ompong, duduk dengan tersenyum di kursi roda. Rambutnya yang jarang dan beruban disanggul di belakang. Binar-binar di matanya menutupi kerut-kerut yang dalam di wajahnya.

"Kita tidak bisa menggunakan wanita ini," kata sang presdir sambil tersenyum. "Sebab dia bisa menunjukkan pada dunia bahwa untuk menjadi cantik, orang tidak perlu memakai produk kita."

Diambil dari A Second Chicken Soup for the Woman's Soul

http://meylafarid.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Meyla Farid sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Eko Prasetyo | Editor Bahasa
Tulisan-tulisan di KotaSantri.com bagus dan sering dijadikan acuan oleh banyak pembaca. Saya memahaminya karena kebetulan juga berkecimpung di media serta punya banyak teman pembaca KotaSantri.com.
KotaSantri.com © 2002 - 2022
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0429 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels