Pelangi » Keluarga | Sabtu, 9 November 2013 pukul 21:21 WIB

Tidak Boleh Membuka Rahasia

Penulis : Mariam Komalawati

Biasanya seorang suami sangat senang kepada seorang istri yang pandai merahasiakan segala kesulitan yang ia alami, atau yang tidak mau menyampaikan berita apapun yang ia dengar dari orang lain.

Cukup banyak kaum lelaki yang benci kepada seorang wanita yang suka menyampaikan pembicaraan kepada orang lain, khususnya yang bersifat rahasia. Diriwayatkan bahwa Khutai'ah mencela ibunya yang suka menyebarkan pembicaraan kepada orang lain, "Jauhkan dirimu dariku, semoga Allah menjadikan orang lain selamat dari gangguanmu."

Kehidupanmu -yang aku ketahui- tidak lain adalah kehidupan yang membahayakan dan kematianmu akan menyenangkan hati orang-orang baik. Adapun rahasia yang paling berbahaya untuk disebarkan adalah rahasia suami istri.

Nabi SAW melarang kaum lelaki ataupun wanita untuk menyebarkan hubungan suami dan istri kepada orang lain. Imam Ahmad Ibnu Hambal meriwayatkan bahwa Asma' binti Yazid berkata bahwa ia pada suatu kali, ketika ia duduk di majelis Rasulullah SAW bersama kaum wanita dan kaum lelaki, beliau berkata, "Mungkin ada seorang wanita yang menceritakan hubungannya dengan suaminya kepada orang lain."

Ketika mereka diam semua, maka aku berkata, "Demi Allah, wahai Rasulullah, memang sebagian wanita ada yang melakukan hal itu, demikian pula kaum lelaki."

Sabda beliau, "Janganlah kalian melakukan perbuatan itu. Seseorang yang melakukan perbuatan semacam itu, maka ia seperti setan wanita yang berhubungan dengan setan lelaki di tempat umum."

Sebagian mufasir dalam mengartikan firman Allah, "Sebab itu maka wanita yang shaleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka." (QS. An-Nisa' : 34), mereka menafsirkan wanita-wanita itu menyembunyikan berbagai rahasia yang wajib disembunyikan dari orang lain, termasuk juga, rahasia mereka yang berhubungan dengan suaminya.

Lihatlah di jaman sekarang, bukan barang yang "tabu" lagi untuk membicarakan rahasia pribadi tentang hubungan suami istri. Di kantor ataupun di tempat lain sering ditemui hal yang seharusnya bersifat rahasia menjadi konsumsi publik melalui canda atau guyonan yang secara tidak sengaja membuka aib diri dan istrinya. Na'udzubillahi mindzalik.

Berhati-hatilah, saudaraku... Semoga hal seperti itu tidak terjadi pada diri kita. Aamiin.

Diambil dari Kiat Disayang Suami, Pustaka Anisah, Rembang, oleh Khalid Abdullah Al-Akki.

KotaSantri.com 2002-2019