HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://mumtahah_annisa.kotasantri.com
Bergabung
19 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta Barat - DKI Jakarta
Pekerjaan
IRT
http://li4ni.multiply.com
Tulisan Mumtahah Lainnya
Kejarlah Ilmu, Wahai Muslimah
29 Agustus 2013 pukul 22:00 WIB
Ramadhan Bulan Keluarga
13 Juli 2013 pukul 21:21 WIB
Keikutsertaan Wanita dalam Masalah Warisan
20 Juni 2013 pukul 21:00 WIB
Mendurhakai Anak
1 Juni 2013 pukul 17:00 WIB
Profesi Mulia yang Ditinggalkan Wanita
9 Mei 2013 pukul 15:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Keluarga

Sabtu, 31 Agustus 2013 pukul 21:21 WIB

5 Pilar Keluarga Sakinah

Penulis : Mumtahah Annisa

Ada 5 pilar untuk membentuk keluarga sakinah, di antaranya :

1. Dalam keluarga itu ada mawaddah dan rahmah (QS. 30 : 21). Mawaddah adalah jenis cinta membara, yang menggebu-gebu, dan "nggemesi". Sedangkan rahmah adalah jenis cinta yang lembut, siap berkorban, dan siap melindungi kepada yang dicintai. Mawaddah saja kurang menjamin kelangsungan rumah tangga. Sebaliknya, rahmah, lama kelamaan menumbuhkan mawaddah.

2. Hubungan antara suami isteri harus atas dasar saling membutuhkan, seperti pakaian dan yang memakainya (QS. 2 : 187). Fungsi pakaian ada tiga, yaitu (a) menutup aurat, (b) melindungi diri dari panas dingin, dan (c) perhiasan. Suami terhadap isteri dan sebaliknya harus menfungsikan diri dalam tiga hal tersebut. Jika isteri mempunyai suatu kekurangan, suami tidak menceriterakan kepada orang lain, begitu juga sebaliknya. Jika isteri sakit, suami segera mencari obat atau membawa ke dokter, begitu juga sebaliknya. Isteri harus selalu tampil membanggakan suami, suami juga harus tampil membanggakan isteri. Jangan terbalik, di luaran tampil menarik orang banyak, di rumah "nglombrot" menyebalkan.

3. Suami isteri dalam bergaul memperhatikan hal-hal yang secara sosial dianggap patut (ma'ruf), tidak asal benar dan hak. (QS. 4 : 19). Besarnya mahar, nafkah, cara bergaul, dan sebagainya harus memperhatikan nilai-nilai ma'ruf. Hal ini terutama harus diperhatikan oleh suami isteri yang berasal dari kultur yang menyolok perbedaannya.

4. Menurut hadits Nabi, pilar keluarga sakinah itu ada empat, yakni : (a) memiliki kecenderungan kepada agama, (b) yang muda menghormati yang tua dan yang tua menyayangi yang muda, (c) sederhana dalam belanja, (d) santun dalam bergaul, dan (e) selalu introspeksi.

5. Menurut hadits Nabi juga, empat hal akan menjadi faktor yang mendatangkan kebahagiaan keluarga, yakni (a) suami/isteri yang setia (shaleh/shalehah), (b) anak-anak yang berbakti, (c) lingkungan sosial yang sehat, dan (d) dekat rizkinya.

Dari Tulisan Agus Syafi'i

http://li4ni.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mumtahah Annisa sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Nurjanah | Ibu Rumah Tangga
Subhanallah... Setelah gabung dengan KotaSantri.com, saya jadi ketagihan pengen berkirim salam dengan sahabat semua. Di samping tambah teman, juga makin tambah pengetahuan. Saran untuk ke depannya, yang Pelangi / Bilik lebih ditingkatkan lagi tema-temanya. Afwan jiddan. Jazakallah.
KotaSantri.com © 2002 - 2019
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0568 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels