Ali Bin Abi Thalib : "Hati orang bodoh terdapat pada lidahnya, sedangkan lidah orang berakal terdapat pada hatinya."
Alamat Akun
http://mariam.kotasantri.com
Bergabung
19 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Government Employees
simple...simple dan simple ^_^
http://mariam008.multiply.com
mariam@kotasantri.net
mariam@kotasantri.net
mary_oq07
email_aq07@yahoo.com
Tulisan Mariam Lainnya
Selamat Datang
4 April 2013 pukul 22:00 WIB
Anak : Antara Anugerah dan Musibah
23 Maret 2013 pukul 13:00 WIB
Emansipasi Kebablasan
21 Februari 2013 pukul 17:00 WIB
Menyayangi Anggota Keluarga
9 Februari 2013 pukul 15:00 WIB
Wanita Perkasa
10 Januari 2013 pukul 13:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Keluarga

Sabtu, 27 Juli 2013 pukul 19:19 WIB

Nasehat Bagi Keluarga Muslim di Bulan Ramadhan

Penulis : Mariam Komalawati

Saat ini, umat Islam tengah beroleh nikmat yang agung dariNya, yaitu bersua kembali dengan bulan Ramadhan yang telah meninggalkannya setahun yang lewat. Alhamdulillah, tak henti-henti bibir ini memujiNya, memohon bimbingan dan petunjukNya hingga diri ini tegak, sabar, dan berhasil memetik maghfirah, barakah, dan seluruh nikmat yang Allah SWT sediakan bagi hambaNya.

Masyarakat Islam terdiri dari kumpulan keluarga-keluarga Muslim. Maka untuk mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang Islami, harus dimulai dari pembentukan keluarga yang Islami, yaitu keluarga yang tegak di atas syari'at Islam. Terwujudnya keluarga yang tegak di atas Islam memerlukan proses yang membutuhkan keuletan, keistiqamahan, dan kesabaran dari semua pihak, baik dari ayahnya, ibunya, dan anak-anaknya.

Bulan Ramadhan merupakan saat yang tepat untuk merintis dan memulai proses menuju keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Karena pada bulan ini musuh bebuyutan manusia (yakni syaithan) dipersempit geraknya, dibelenggu oleh Allah SWT, "Jika datang bulan Ramadhan, maka dibuka pintu-pintu Surga dan ditutup pintu-pintu Neraka, dan syaithan-syaithan dibelenggu." (HR. Bukhari dan Muslim.

***

Tarbiyah Ilmiyah

Ingatlah, wahai para orangtua, akan firman Allah SWT, "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahriim : 6).

Ayat ini merupakan landasan untuk mengajari dan mendidik anggota keluarga, menyuruh mereka kepada ketaatan, dan amar ma'ruf nahi munkar. Kepala rumah tangga (ayah atau suami) mempunyai kewajiban untuk mendidik dan membimbing istri dan anak-anaknya menuju pemahaman Islam yang benar. Kepala rumah tangga harus dapat mencambuk semangat keluarganya bila didapatinya mereka malas dalam melakukan ibadah ketaatan kepada Allah SWT. Janganlah seorang kepala rumah tangga membiarkan dirinya menjadi dayyuts, laki-laki banci yang tidak berani menegur anak istri ketika terjatuh dalam lumpur maksiat.

Rasulullah SAW telah bersabda, "Tiga golongan manusia, tidak akan masuk Surga dan tidak akan dilihat Allah pada hari kiamat, yaitu anak yang durhaka kepada orangtuanya, wanita yang berlagak seperti laki-laki dan menyerupainya, dan dayyuts." (HR. Al-Hakim, ia berkata sanad-nya shahih dan disepakati oleh Adz-Dzahabi. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani, lihat Hijab Al-Mar'ah Al-Muslimah halaman 67).

Wahai saudaraku, hendaklah engkau pandai-pandai dalam memilih waktu untuk memberikan pendidikan kepada keluargamu. Dalam bulan Ramadhan ini, pendidikan bisa dilakukan setelah makan sahur atau buka puasa atau waktu-waktu yang lain. Yang paling awal yang harus kau ajarkan kepada keluargamu adalah :

1. Ma'rifatullah (pengenalan yang benar terhadap Allah SWT) mulai dari tauhid Rububiyah, tauhid Uluhiyah, sampai tauhid Asma' wa Shifat.

2. Ma'rifah Ar-Rasul (pengenalan terhadap Rasulullah SAW), yaitu meliputi seluruh aspek yang diteladankan oleh beliau, tidak hanya tahu hari dan tanggal lahirnya, nama ayah dan ibunya, serta kelahirannya semata.

3. Ma'rifah Ad-Din Al-Islam (pengenalan terhadap agama Islam) beserta dalil-dalilnya.

Ketiga perkara tersebut merupakan tonggak yang akan menopang tegaknya pendirian kaum Muslimin di tengah-tengah derasnya arus syubhat dan syahwat.

***

Tarbiyah Amaliyah

Ada beberapa amalan shalih yang menjanjikan pahala besar di sisi Allah SWT pada bulan Ramadhan, di antaranya adalah puasa Ramadhan. Allah SWT berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

Hendaklah para orangtua memberi pengertian kepada anak-anaknya bahwa puasa di bulan Ramadhan adalah wajib dan berdosa bagi siapa saja yang meninggalkannya tanpa udzur syar'i. Untuk itu, hendaklah meniatkan puasanya hanya semata-mata mengharap wajah Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa puasa Ramadhan dengan iman dan benar-benar mengharapkan pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang lalu." (HR. Bukhari dan Muslim).

Amalan-amalan shaleh lainnya adalah Qiyamul Lail (Shalat Tarawih), Tilawatul Qur'an, Dzikrullah, Istighfar dan Taubat, Shadaqah, Menyambut Lailatul Qadar, dan lain sebagainya.

Arsip Lama dari mediamuslim.info

http://mariam008.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mariam Komalawati sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

rainbow | Karyawan Swasta
KSC makin keren sekarang, fitur-fiturnya udah kaya FB aja. ;)
KotaSantri.com © 2002 - 2019
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0508 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels