Pelangi » Keluarga | Sabtu, 9 Maret 2013 pukul 14:00 WIB

Mendidik Anak

Penulis : Melody Nada Surgawi

Sesungguhnya nikmat Allah SWT tak terhitung jumlahnya. Di antara nikmat-nikmat Allah SWT yang sangat agung dan mulia adalah nikmat memiliki anak. Allah SWT berfirman, ''Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia.'' (QS. Al-Kahfi [18] : 46).

Nikmat yang sangat agung ini merupakan satu amanah dan tanggung jawab bagi orangtuanya yang akan ditanya kelak pada hari kiamat.

Islam telah memberikan landasan utama dalam mendidik anak, yakni menanamkan nilai ubudiyah (peribadahan) kepada Allah SWT. Orangtua berkewajiban menumbuhkan dalam diri anak-anak pengagungan terhadap Allah SWT, mencintaiNya, dan mentauhidkanNya.

Orangtua juga harus memperingatkan anak-anak mereka tentang berbagai kesalahan akidah yang terjadi, memerintahkan yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Orangtua harus mendorong anak-anak mereka melakukan hal tersebut.

Bentuk ibadah orangtua kepada Allah SWT adalah dengan mendidik, menjaga, mengawasi, dan mengajari anak-anak mereka. Memberikan nafkah bagi anak-anak merupakan kewajiban orangtua. ''Satu dinar yang engkau infaqkan di jalan Allah, satu dinar yang engkau infaqkan kepada hamba sahaya, satu dinar yang engkau sedekahkan kepada orang miskin, dan satu dinar yang engkau infaqkan kepada keluargamu, yang paling besar pahalanya adalah satu dinar yang engkau infaqkan kepada keluargamu.'' (HR. Muslim).

Shalat merupakan kewajiban yang sangat agung. Orangtua harus mendidik anak-anaknya agar tahu pentingnya dan agungnya kedudukan shalat. Nabi Muhammad SAW bersabda, ''Perintahkanlah anak-anak kalian shalat pada usia tujuh tahun dan pukullah mereka (jika meninggalkan) shalat pada usia sepuluh tahun.'' (HR. Imam Ahmad).

Teladan yang baik merupakan sarana pendidikan yang sangat penting. Bagaimana mungkin anak-anak bersemangat melaksanakan shalat sedangkan mereka melihat orangtuanya menyia-nyiakan shalat?

Pendidikan lain adalah tentang kesabaran. Sabar merupakan sebab-sebab terpenting dalam keberhasilan pendidikan seorang anak. Sementara orangtua juga wajib bersabar atas teriakan anak yang masih kecil dan bersabarlah ketika dia sakit.

Dalam menasihati anak, jangan sampai ada kebosanan. Kita berada dalam satu zaman yang di dalamnya telah tersebar fitnah dari segala sisi. Maka orangtua berkewajiban memberi nasihat yang baik dalam memilihkan teman-teman mereka. Ini karena sesungguhnya sifat seseorang tergantung bagaimana sahabatnya. Rasulullah SAW bersabda, ''Seseorang di atas agama teman dekatnya, maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat kepada siapa dia berteman dekat.'' (HR. At-Tirmidzi, Abu Daud, dan Ahmad).

Lembaran Lama di HU Republika - Nur Faridah Ummah

KotaSantri.com 2002-2023