Pelangi » Keluarga | Sabtu, 22 September 2012 pukul 10:00 WIB

Berburu Perlengkapan Bayi

Penulis : Endah Widayati

Menjelang kelahiran buah hati, setiap calon ibu pastinya disibukkan untuk mempersiapkan perlengkapan bayi. Ada yang berburu online maupun offline. Sebaiknya, kegiatan ini sudah dilakukan jauh hari sebelum duedate. Setidaknya satu atau dua bulan sebelumnya, mengingat kelahiran bisa maju dari perkiraan.

Nah, jika kita tidak hati-hati, bisa jadi pengeluaran untuk perlengkapan ini bisa membengkak. Padahal, masih banyak kebutuhan lain yang harus disiapkan pula. Seperti, anggaran untuk proses persalinan. Seperti kemarin, saya menjumpai seorang nenek yang membelikan kasur untuk calon cucunya di pasar Blok A, dengan harga dua kali lipat yang saya dapatkan di Tanah Abang.

Alhamdulillah, saya sudah antisipasi akan hal ini. Dari awal kehamilan, pengeluaran lumayan terkendali. Untuk memastikan kehamilan saja, saya hanya butuh Rp. 3500 dengan membeli test pack di sebuah apotik. Sedangkan tidak sedikit calon ibu yang harus membeli test pack berkali-kali dengan harga jauh lebih mahal.

Berikut beberapa tips yang saya lakukan dalam mempersiapkan perlengkapan bayi :

1. Searching perlengkapan bayi usia 0-3 bulan. Tidak jarang calon ibu membeli barang-barang yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan bayinya. Atau, mereka membeli dalam jumlah yang berlebihan, padahal hanya dipakai sebentar saja. Cobalah searching di Google dengan keyword : "perlengkapan bayi 0-3 bulan", misalnya. Selanjutnya, buatlah list perlengkapan bayi yang akan kita beli.

2. Searching harga di toko online. Dengan keyword "baju bayi" atau "perlengkapan bayi", maka kita akan mendapatkan harga-harga dari list yang kita buat. Selanjutnya, saya membandingkan harga dari beberapa situs yang murah, dan mencari harga termurahnya. Sudah menjadi tekad, jika harga di pasar lebih mahal, maka saya akan memutuskan membeli online.

3. Berburu Offline. Tanah Abang menjadi tempat berburu pertama kali. Tidak seperti perkiraan sebelumnya, toko-toko penyedia perlengkapan bayi tidak terkumpul berjajar dalam satu area. Untungnya, toko yang saya tuju pertama kali adalah toko yang tepat, dengan harga relatif murah.

Kepada penjaga toko, saya katakan akan membeli banyak dan minta harga murah. Nah, setiap satu items yang akan saya beli, saya cocokkan dulu dengan harga termurah di online, untuk menawar dengan harga yang pas.

Oh ya, harga berbeda-beda di semua toko di Tanah Abang. Ada juga yang menawarkan harga 2 hingga 3 kali lipat dari harga yang saya beli. So, musti hati-hati dan pintar memilih. Okay calon ibu/bunda/mama, selamat berburu! Semoga bermanfaat!

KotaSantri.com 2002-2020