HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://vivi_hn.kotasantri.com
Bergabung
7 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Hadano - Kanagawa
Pekerjaan
IRT
Keluarga adalah tempat untuk mencurahkan kasih sayang, menaburkan asa, dan menumpahkan keluh kesah. Keluarga bisa menjadi syurga dunia, bila diisi oleh orang-orang yang sholih dan sholihah. Keluarga adalah impian setiap insan, tempat berkembangnya putik-putik bunga..hingga mekar dan menebarkan wangi ke selilingnya..itulah keluarga barokah...
http://hifizahn.multiply.com
Tulisan Hifizah Lainnya
Parenting in the West (1)
7 Mei 2012 pukul 11:45 WIB
Lima Doktor, Sebuah Untaian Syukur
3 April 2012 pukul 09:09 WIB
Belajar Menjadi Ibu Bijaksana
3 Desember 2011 pukul 10:00 WIB
Kalau Ajal itu Datang
2 September 2011 pukul 14:29 WIB
Pelangi
Pelangi » Keluarga

Sabtu, 16 Juni 2012 pukul 11:30 WIB

Parenting in the West (2)

Penulis : Hifizah Nur

1) Periksa ke dalam diri kita, apakah cara kita mendidik anak-anak sesuai dengan prinsip-prinsip tarbiyah Islamiyah atau tidak? Apakah secara tidak sadar, pola didik yang salah dari orangtua kita, kita turunkan kepada anak-anak kita. Karena orangtua sering sekali secara sadar atau tidak menurunkan pola asuh yang diterimanya ketika ia kecil.

2) Kemudian evaluasi perilaku yang sesuai dengan prinsip-prinsip tarbiyah dengan yang tidak sesuai.

Berikut ini adalah daftar pertanyaan untuk memeriksa pola pendidikan yang kita terapkan kepada anak-anak.

Renungkanlah perlakuan orangtua kita saat kita kecil dan remaja.

a. Apakah orangtua kita sering menyatakan rasa cintanya kepada kita secara verbal atau tidak?

b. Apakah orangtua kita memperhatikan masalah-masalah kita meskipun mereka sibuk atau tidak?

c. Apakah kita mendapat dukungan dan dorongan dari orangtua kita dahulu untuk aktivitas kita atau tidak?

d. Apakah orangtua kita menghargai usaha kita bagaimanapun hasilnya, atau tidak?

e. Apakah orangtua kita sangat keras kepada kita dan selalu ingin kita bertanggungjawab atau tidak?

f. Orangtua kita selalu membandingkan kita dengan saudara-saudara kita yang lain atau tidak?

g. Tulis nama-nama orang yang memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan kita.

h. Tulis nama-nama orang yang memiliki pengaruh negatif terhadap perkembangan kita.

i. Apakah di antara orang-orang tersebut adalah orangtua kita?

Renungkan tentang diri kita sebagai orangtua, jawab ya atau tidak.

a. Apakah saya memiliki pengalaman bersama anak pertama yang membuat saya terlalu keras kepadanya?

b. Saya ingin segala sesuatu sempurna ketika bersama anak-anak, dan merasa gagal ketika saya tidak bisa melakukan hal yang sempurna.

c. Saya merasa, membersihkan rumah dan menyiapkan makanan lebih penting daripada bermain bersama anak-anak.

d. Saya sering tidak membolehkan anak-anak saya melakukan sesuatu karena saya merasa saya sendiri tidak bisa melakukannya ketika saya kecil.

e. Saya merasa, saya mendidik anak-anak saya sama persis dengan orangtua saya mendidik saya, hanya berbeda waktu dan tempat saja. Karena saya tidak tahu cara lain untuk membesarkan anak-anak.

f. Cara saya memperlakukan anak-anak menunjukkan saya tidak mempercayai kemampuan mereka melakukan sesuatu.

g. Saya membiarkan anak-anak saya memilih sesuatu yang sederhana, yang khusus untuk mereka dan masuk akal untuk usia mereka.

h. Saya merasa stres dan tanggung jawab-tanggung jawab baru dalam merubah gaya hidup, merupakan gangguan yang berat untuk saya dan pasangan saya. Hal ini yang membuat saya tidak punya banyak waktu untuk menghadapi kebutuhan dan keinginan anak-anak saya.

3) Mengakui hasil searching tadi dan menentukan mana yang memiliki respon positif dan negatif. Respon positif adalah yang sesuai dengan pola pendidikan yang Islami dan cocok diterapkan di lingkungan kita. Sedangkan respon negatif adalah yang sebaliknya.

4) Memberi penghargaan terhadap pola didik yang positif dan tetap melakukannya terhadap anak-anak.

5) Merubah pola didik yang negatif.

6) Bertahanlah. Jangan mudah menyerah.

Insya Allah balasan yang besar akan menunggu kita bila kita bekerja keras mendidik anak-anak kita menjadi anak yang shaleh.

”Ketika anak Adam meninggal, semua amalnya akan selesai kecuali 3 hal, amal jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendo'akannya." (HR. Muslim).

Diringkas dari Parenting in the West (in Islamic Perspective) - Dr. Erkam & Mohamed Rida Beshir

http://hifizahn.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Hifizah Nur sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Endang Supriatna, S.Pd. | Guru
Ingin bergabung pada web yang sangat bermanfaat bagi ummat ini. Semoga web ini benar -benar menjadi media ukhuwah dan penebar ilmu. Amien.
KotaSantri.com © 2002 - 2020
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0530 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels