HR. Bukhari : "Berhati-hatilah dengan buruk sangka. Sesungguhnya buruk sangka adalah ucapan yang paling bodoh."
Alamat Akun
http://latief.kotasantri.com
Bergabung
13 Oktober 2011 pukul 09:23 WIB
Domisili
Al Ain - Al Ain
Pekerjaan
Pegawai
latape2003@gmail.com
latape2003
la_tape2003
latape2003
latape2003@gmail.com
http://twitter.com/latape2003
Tulisan Abdul Lainnya
Cinta, Sukses, dan Kekayaan
14 Februari 2012 pukul 14:00 WIB
Jumanah Sang TKW
30 Desember 2011 pukul 11:15 WIB
Ngengat Kehidupan
27 Desember 2011 pukul 15:15 WIB
Hijrahkan Dirimu Menuju Kebaikan
23 Desember 2011 pukul 11:45 WIB
Dicari : Suami yang Kaya
21 November 2011 pukul 10:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Keluarga

Sabtu, 24 Maret 2012 pukul 10:30 WIB

Rumah; Kerajaan Anak

Penulis : Abdul Latief Sukyan

Anak adalah hiasan setiap rumah, mereka adalah harta kehidupan dan inilah merupakan kekayaan yang sebenarnya bagi manusia. Karenanya keluarga yang belum diberikan rezeki keturunan, maka mereka akan berusaha semaksimal mungkin dengan do'a dan pengobatan agar mereka juga diberikan kesempatan untuk menikmati rezeki yang dinamakan anak. Dalam keseharian keluarga yang tidak diberikan rezeki anak, maka mereka juga akan ikut gembira bila ia melihat seorang anak bermain, melintas, atau tersenyum di hadapannya, begitulah fitrah kehidupan.

Tidak ada kebahagiaan bagi ibu-ibu melebihi dari berada di dekat buah hatinya, karena anak adalah harta kekayaan, anak adalah masa kini dan masa depan, anak adalah kenyataan zaman, anak adalah dunia indah manusia dan kemanusiaan. Ungkapan indah Ali Bin Abi Thalib ini menegaskan mengenai perlakuan terhadap anak, "Janganlah kalian berlaku kasar kepada anak-anak kalian atas tindakan mereka, karena mereka diciptakan pada zaman mereka yang berbeda dengan zaman kalian."

Terkadang saya bertanya-tanya tentang pemahaman saya terhadap anak dan masa kanak-kanak. Bagaimana mendidik mereka, apakah saya bertanggung jawab atas kepribadian mereka, dan apakah saya harus menjadikan mereka sebagai photo copy saya?

Pada sebuah kuliah singkat yang saya ikuti mengenai family guidance di Dubai disebutkan; bahwa sebenarnya pendidikan anak itu harus menjadikan anak sebagai inti di dalam rumah, bukan sebagai hiasan semata, sehingga hukuman dan ancaman menjadi suatu hal yang wajib yang harus diberikan kepada mereka.

Suatu waktu saya marah kepada anak karena ia ngompol di atas kasur. Dengan bijaknya mertua saya yang waktu itu sedang berkunjung (visit) ke rumah kami menyampaikan nasehatnya kepada isteri saya dengan ungkapan, "Jangan mengambil permasalahan ini dengan amarah." Setelah saya coba pahami dan membandingkan dengan beberapa buku referensi, ternyata perasaan tenang dan nyaman seseorang di dalam rumahnya akan berakibat positif bagi perkembangan kehidupannya, dengan kata lain, jangan membebani anak dengan prinsip militer di dalam rumah.

Selanjutnya bahwa anak itu dilahirkan pada masa dan zaman mereka masing masing, mereka hidup sekarang di tengah alam dan dunia modern, sehingga pandangan mereka terhadap kita sebagai orangtua bahwa kita adalah orangtua mereka, tetapi bukan sebagai alam modern mereka, karena mereka yang lebih tahu mengenai dunia dan kehidupan mereka. Sebagai contoh, kita tidak dapat mengatakan bahwa kita lebih pandai dari mereka dalam bidang penggunaan tekhnologi modern, karena semua produk modern ini lahir bersama mereka.

Pendidikan anak di rumah haruslah disemai, ditanam, dirawat, dan disiram dengan air kejujuran dan kasih sayang, karena dengan keduanya rumah akan menjadi sebuah tempat hangat dan hunian yang damai bagi perkembangan, kecerdasan, dan kebahagiaan anak-anak kita. Dan jangan lupa perisai dan senjata utama mereka yang berupa akhlak harus kita contohkan dan tauladankan kepada mereka, tanaman inilah yang akan kita petik hasilnya nanti setelah mereka beranjak dewasa dan siap mengarungi bahtera kehidupan.

Semoga kelak mereka menjadi gambaran dan cita-cita masa depan kita yang mengepakkan sayap-sayap mereka dengan cinta.

"Ya Tuhan kami, anugerahilah kami isteri dan keturunan yang dapat menyenangkan pandangan kami dan jadikan kami pemimpin orang-orang yang bertakwa."

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Abdul Latief Sukyan sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Indra | Full Time Jobseeker
Alhamdulillah KSC bagus banget, jadi pengen nyoba KSC Mobile-nya.
KotaSantri.com © 2002 - 2014
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0716 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels