Anis Matta : "Pahlawan bukanlah orang suci dari langit yang diturunkan ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan mukjizat, secepat kilat untuk kemudian kembali ke langit. Pahlawan adalah orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis."
Alamat Akun
http://asyifa85.kotasantri.com
Bergabung
30 Juli 2009 pukul 02:13 WIB
Domisili
Pontianak - Kalimantan Barat
Pekerjaan
pendidik
apapun, dimanapun dalam kondisi apapun..akan slalu berusaha belajar...menapaki hari...agar esok slalu lbh baik...
http://asyifa85.blogspot.com
asyifa85@yahoo.com
asyifa85
asyifa85@yahoo.com
Tulisan Agus Lainnya
Yang Masih Selalu Ada
9 Agustus 2009 pukul 16:09 WIB
Kecelakaan itu, Menguatkannya
2 Agustus 2009 pukul 15:33 WIB
Pelangi
Pelangi » Keluarga

Sabtu, 15 Agustus 2009 pukul 18:00 WIB

Biarkan Aku Bernyanyi, Bunda

Penulis : agus triningsih

Dear Bunda di mana pun berada.

Bunda, tempo hari ketika sedang berjalan-jalan, saya sempat mendengar seorang anak yang berusia 3 tahunan menyanyikan lagunya Kuburan Band, “LUPA”, dengan suara cadelnya, "Yupa… Yupa… Yupa yagi… Yupa yagi airnya." Maksunya pasti begini, "Lupa… Lupa… Lupa lagi… Lupa lagi syairnya."

Masya Allah… Anak sekarang kok lebih sering melantunkan lagu orang dewasa ya, Bun? Habisnya di televisi kita nggak ada lagi program acara khusus lagu-lagu anak ya. Kenapa ya? Tapi program acara lagu-lagu dewasa? Jangan ditanya lagi deh. Buaanyak buangget!!! Di radio juga. Di mana-mana begitu.

Akhirnya, karena berulang-ulang mendengarnya, anak-anak kita jadi hafal deh liriknya. Kasihan banget anak-anak kita Bun, nyanyi tapi nggak tau apa maksud lagunya. Baiknya mungkin kita harus rajin nyanyikan lagu-lagu anak buatnya ya, Bun? Atau kita perdengarkan dari kaset-kaset lagu anak-anak? Atau kita juga meminimalisir telinganya dari lagu-lagu orang dewasa?

Yang pasti, Bunda jangan pernah memarahinya atau bahkan melarangnya saat ia sedang bernyanyi lantunan lagu-lagu dewasa. Karena jika begitu, berarti Bunda telah melanggar HAA atau Hak asasi anak-anak.

Ngomong-ngomong soal nyanyian anak-anak kita nih, Bunda tau nggak? Dari sebuah referensi yang saya dapatkan, ternyata bernyanyi memiliki berbagai manfaat positif untuk anak-anak kita. Manfaat-manfaat positif tersebut yaitu;

Pertama, dengan bernyanyi, ia akan belajar memahami konsep sederhana. Misalnya saja lagu Balonku, lagu ini akan membantunya untuk mengenal konsep pengenalan warna dan jumlah bilangan serta konsep pengurangan saat salah satu balon pecah.

Kedua, menyanyi akan menguatkan rasa percaya diri. Hampir semua anak kita suka bernyanyi kan, Bun? Berikan kesempatan padanya untuk bernyanyi. Hal ini akan menguatkan rasa percaya dirinya. Ia akan merasa mampu bernyanyi dan kelak tak akan malu untuk tampil di depan umum. Saat ini bernyanyi, berikan perhatian positif lewat pujian, ikut bersenandung, bergembira, sehingga ia merasa lebih dihargai dan lebih menambah rasa percaya dirinya.

Ketiga, menyanyi akan memperkaya kosakatanya. Selain itu, ia akan lebih aktif bicara, Bunda. Sehingga kemampuan berbicaranya juga akan ikut terstimulasi. Jika dalam satu hari Bunda mengenalkan satu lagu sederhana, maka setidaknya ia mampu menerima 5-8 kata baru.

Keempat, dengan menyanyi, anak-anak kita akan menyelipkan gayanya sendiri. Perhatikan deh Bunda, ketika ia berjoget, bertepuk tangan, meninggikan atau merendahkan suaranya, memanjangkan pengucapan, bahkan ia akan bergaya seperti penyanyi sungguhan. Berikan kesempatan untuk melakukannya, karena dengan begitu, sebenarnya ia sedang menuangkan kreatifitas dan imajinasinya.

Kelima, bernyanyi akan membuat anak-anak kita lebih sehat, Bunda. Kenapa? Karena saat bernyanyi, ia akan menggerakkan otot-otot di daerah kepala, seperti wajah dan leher, bahkan seluruh tubuh saat ia bergoyang. Ini tentu akan menambah kebugarannya. Menyanyi juga akan membuat psikisnya lebih kondusif loh, Bunda. Karena menyanyi akan selalu membuatnya senang dan terhibur. Tak hanya itu saja, Bunda. Menyanyi pun dapat melatih kepekaan pendengaran, keteraturan bernafas, juga melenturkan organ-organ bicaranya.

Keenam, bernyanyi akan membuat anak lebih aktif bergerak, sebab banyak lagu-lagu anak yang penuh semangat. Misalnya saat anak melantunkan lagu, ”Aku seorang kapiten, mempunyai pedang panjang, kalau berjalan prok-prok-prok, aku seorang kapiten.” ia akan berjalan di tempat, lalu bertepuk tangan. Ini akan membuat ia lebih berani bertindak dan melakukan sesuatu.

Ketujuh, bila Bunda rajin bernyanyi bersamanya, pasti Bunda akan merasakan lebih dekat dengannya kan? Karena itu, yuk sering-sering bernyanyi bersamanya dan menciptakan suasana yang menyenangkan dengannya!

Kedelapan, dengan bernyanyi, Bunda bisa mengamati perkembangannya. Seperti perkembangan verbalnya, pendengaran, daya tangkap, motorik, peniruan, dan lainnya. Coba deh Bunda amati. Apakah ia meniru gerakan-gerakan yang Bunda contohkan? Jika iya, berarti ia berkembang dengan normal Bunda.

Ehm... Jadi ingat lagu favorit saya waktu kecil, Bun. Pasti Bunda hapal deh.

Ambilkan bulan, Bu.
Ambilkan bulan, Bu.
Yang selalu bersinar di langit.

Nah, lagu favorit Bunda waktu kecil apa?

Yuk, Bun, bernyanyi lagi bersamanya. Biarkan ia mengenal lagu-lagu kecil kita dulu, Bun. Biarkan ia mengenal lagu-lagu baru dari bibir manis Bundanya, bukan dari Kuburan Band, bukan dari D’ Masif, dan lain-lain. Setuju kan?!

Kaliurang, 20 Juli 2009

http://asyifa85.blogspot.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan agus triningsih sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Agoes | TKI
Di sini tempat kumpul-kumpul, atau hanya sekedar ingin menambah ilmu tentang agama, atau hanya ingin baca-baca artikel-artikel bagus dari temen-temen di KotaSantri.com.
KotaSantri.com © 2002 - 2024
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 21.5818 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels