Umar bin Khattab : "Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata yang lemah lembut."
Alamat Akun
http://fauziah_humaira.kotasantri.com
Bergabung
6 November 2010 pukul 06:09 WIB
Domisili
Banda Aceh - Nanggroe Aceh Darussalam
Pekerjaan
mahasiswa
optimist but realistic n logic
fziah05@ymail.com
http://facebook.com/fauziah humaira
http://twitter.com/sihaizirah
Tulisan Fauziah Lainnya
The Story of Butterfly
29 April 2013 pukul 23:30 WIB
Senja yang Hilang
22 April 2013 pukul 22:30 WIB
Dancing Star
15 April 2013 pukul 23:00 WIB
Ketika Hati Ikut Bicara
9 April 2013 pukul 20:00 WIB
I'm Here
1 April 2013 pukul 23:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Jurnal

Sabtu, 11 Mei 2013 pukul 21:00 WIB

Berkreasi dalam Lamunan

Penulis : Fauziah Humaira

Kadang-kadang kita sering tidak sadar dengan kebiasaan sendiri dan ternyata kebiasaan itu merupakan hal positif yang menyumbangkan manfaat. Siapa yang tidak mau punya kebiasaan yang bermanfaat? Dalam keseharian kita, tidak semua yang kita lakukan itu menyenangkan. Terkadang karena suatu tuntutan atau sesuatu yang harus dilakukan. Semuanya kan baik-baik saja kalau kita menikmatinya. Pagi-pagi harus berangkat kerja naik bus dan begitu seterusnya setiap hari. Membosankan memang, tapi cobalah untuk menikmatinya. Bayangkan saja sedang berada dalam kapal pesiar dengan gelombang ombak putih yang berhamburan dan kain kanvas yang berkibar. “Apakah kapal berubah haluan?” Oppps! Ternyata busnya telah sampai tujuan. Indah kan?

Kata Sigmund Freud, “orang yang bahagia tidak pernah berfantasi, hanya orang-orang yang tidak puaslah yang melakukannya.” Itu dulu, kita hidup di masa sekarang, bukan masa lalu. Para psikolog bilang, lamunan (fantasi) hal yang normal untuk otak yang aktif, tapi hati-hati jangan berlebihan.

Lamunan (vivification) memberikan warna tersendiri dalam kehidupan kita. Membuat hidup jadi lebih menarik, pikiran dan hati yang sempit jadi lebih luas membentang. Beberapa manfaat lamunan adalah :

1. Membuat hidup lebih kreatif dan orisinil. Pola pikir ilmuwan, seniman, dan penulis kreatif cenderung banyak menuruti fantasi dan terlibat dalam eksplorasi mental yang menarik tentang berbagai keanehan dan hal-hal asing yang muncul dalam pikiran.

2. Menelaah masa lalu untuk pelajari masa depan. Masa lalu jadi pelajaran dan masa depan penuh harapan.

3. Membantu mengembangkan pikiran. “Seandainya saja aku …” salah satu cara mendeteksi kekuatan yang tidak tampak, yaitu ambisi. Ambisi yang berguna dijadikan target. Bermimpilah untuk menggapai bintang. Mimpi tak dipungut biaya. Mari bermimpi!

4. Menenangkan dan menentramkan. Jika mengaku muslim, ketahuilah merenungi apa yang dilakukan hari ini (introspeksi diri) dan berdo'a sebelum tidur merupakan meditasi dalam konteks psikologi.

5. Membantu mengatasi kesepian.

6. Memperkuat diri saat masa sulit.

Jangan sampai imajinasi kita terbunuh hanya karena program televisi dengan tatapan hampa. Meditasi yang cukup dan fantasi yang menyenangkan. Manfaatkan imajinasi agar hidup lebih berarti, karena itu anugerah dari Ilahi.

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Fauziah Humaira sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Anna | Staff UPT Laboratorium
Subhanallah... KotaSantri.com isinya bagus, menarik, dan yang pasti banyak artikel-artikel yang menambah ilmu dan pengalaman.
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0454 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels