Imam Nawawi : "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu."
Alamat Akun
http://ramadhan_adhi.kotasantri.com
Bergabung
5 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bekasi - Jawa Barat
Pekerjaan
Programmer
Menjadi seseorang yang senantiasa dirindukan kehadirannya oleh orang lain adalah harapan saya. Untuk itu, mohon doanya sehingga bisa menggapainya harapan tersebut...
http://dik2.multiply.com
andhika.ramdhan
ramadhan_adhi
andhika.ramdhan@gmail.com
andhika.ramdhan@gmail.com
http://twitter.com/AndhikaRamdhan
Tulisan Dikdik Lainnya
Belajar Berbicara
25 Februari 2012 pukul 10:45 WIB
Sejenak Berhibur Diri
26 Januari 2012 pukul 11:00 WIB
Bersama Berdua dengan-Nya
24 Januari 2012 pukul 16:00 WIB
Karena Hari Ini Aku Masih Sahabatmu
14 Januari 2012 pukul 10:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Jurnal

Sabtu, 3 Maret 2012 pukul 12:00 WIB

7 Golongan yang Mendapat Cinta Allah SWT

Penulis : Dikdik Andhika Ramdhan

Apa yang anda rasakan ketika menjadi seorang yang dicintai oleh orang lain? Hati berbunga-bunga, semangat tumbuh bak berkobar dalam jiwa, dan perasaan senang luar biasa menghiasi hari-hari kita. Lalu bagaimana jadinya jika yang mencintai kita adalah Allah SWT, Rabb semesta alam Sang Maha Pencipta kita?

Subhanallah, mendengarnya saja telah menjadikan merinding. Membayangkan andaikan kita mendapatkan predikat tersebut.

Sebuah siang di mimbar Jum'at di kawasan wisma Metropolitan Jakarta, disampaikan oleh Ustadz Subki Al-Bughury, seakan mengajak diri ini kembali berkaca, di manakah kita? Sudahkah kita termasuk orang-orang ini? Siapakah golongan orang-orang yang dicintai Alloh SWT?

  1. Golongan pertama adalah mereka orang-orang yang bertaqwa, ini memang sesuai dengan berkali-kali tersurat di penghujung beberapa firman Allah dalam Al-Qur'an, “Innallaha yuhibbulmuttaqiin." Sesungguhnya Allah SWT mencintai orang-orang yang bertaqwa. Siapa saja yang bertaqwa itu? Mereka yang bertaqwa adalah mereka yang senantiasa melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya.
  2. Golongan kedua adalah mereka orang-orang yang ihsan. Innallaha yuhibbulmuhsiniin, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang muhsin, yaitu orang-orang yang senantiasa berlomba berbuat kebaikan. Hingga ketika mereka berbuat kebaikan tersebut, mereka melakukannya dengan sadar bahwa ada selalu kuasa Allah SWT yang melihat dan mengiringi langkah mereka.
  3. Golongan ketiga adalah mereka orang-orang yang tawakal. Berserah diri setelah berusaha dan berupaya melakukan ikhtiar maksimal atas apa yang dia lakukan menjadi pengertian dari apa yang disebut tawakal sesungguhnya. Dan ini juga selalu Allah sebutkan dalam Al-Qur'an, “Innallaha yuhibbulmutawakkiliin.” Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.
  4. Golongan keempat adalah mereka orang-orang yang senang bertaubat. Innallaha yuhibbuttawabiin, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat.
  5. Golongan kelima adalah mereka yang senantiasa membersihkan diri sehingga tercermin pula kebersihan hatinya. Innallaha yuhibbulmutathahirin. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang senantiasa membersihkan diri.
  6. Golongan keenam adalah mereka yang senantiasa bertindak adil atas apa yang dilakukannya. Termasuk bertindak adil atas diri, keluarga, dan masyarakat. Kita bisa melihat juga berkali Allah menyebutkan perihal ini di beberapa ayat-ayatnya. Innallaha yuhibbulmuqsitin, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat adil.
  7. Dan yang terakhir adalah golongan ketujuh, yaitu mereka yang sabar, ini menjadi sebuah penghargaan Allah pada ummatnya, bukan hanya dicintai oleh-Nya, namun juga Allah selalu menyertai dalam langkah-langkahnya. Innallaha ma’ashshabiriin, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.

Semoga kita bisa menjadi mereka yang dicintai oleh Allah SWT dengan senantiasa bertaqwa kepada-Nya, senantiasa berbuat kebaikan, bertawakal atas apa yang kita ikhtiarkan, senantiasa bertaubat, membersihkan diri dan hati, bertindak adil dan juga senantiasa berlaku sabar dalam tindakan, harapan, keinginan kita atas keputusan Allah SWT.

Aamiin yaa rabbal’alamiin…

http://dik2.multiply.com

Suka
Eka Mirnia menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Dikdik Andhika Ramdhan sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Yussi | Karyawati
Subhanallah sekali bisa bergabung di KotaSantri.com. Barakallah...
KotaSantri.com © 2002 - 2022
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0457 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels