HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://jamilazzaini.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 05:31 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Trainer
Jamil Azzaini adalah seorang trainer sekaligus Inspirator. Rekan-rekannya menyebut sebagai Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang …
http://jamilazzaini.com
http://facebook.com/jamilazzaini
http://twitter.com/jamilazzaini
Tulisan Jamil Lainnya
Jangan Tinggalkan Sisa
27 Oktober 2013 pukul 18:00 WIB
Untuk Apa Uang dan Hartamu?
25 Oktober 2013 pukul 21:00 WIB
Simpanlah Aibmu
21 Oktober 2013 pukul 21:00 WIB
Tak Terdengar, Namun Terasa
15 Oktober 2013 pukul 19:00 WIB
Anakku, Gunakan “Senjatamu”
9 Oktober 2013 pukul 21:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Cermin

Selasa, 29 Oktober 2013 pukul 23:00 WIB

Jangan Sepelekan yang Kecil

Penulis : Jamil Azzaini

Bertemu dengan orang bijak, pastilah banyak manfaatnya. Di sela-sela kesibukan, saya selalu ingin bertemu sekaligus berguru dengan mereka. Dari merekalah saya mendapat banyak inspirasi dan hikmah-hikmah kehidupan. Salah satu contohnya cerita, “Jangan Sepelekan yang Kecil” berikut ini.

Dahulu, ada seorang raja yang memerintahkan kepada setiap rakyatnya untuk membawa satu sendok madu dan dimasukkan ke dalam bejana yang telah disiapkan di atas bukit pada malam hari yang telah ditentukan. Semua rakyat menyambut dengan antusias titah sang raja.

Namun, ada seorang rakyatnya yang nakal, bandel, dan juga iseng. "Ah, kalau saya membawa satu sendok air khan tidak ketahuan. Rakyatnya banyak dan dimasukkan ke dalam bejana di malam hari, petugasnya tidak akan ada yang tahu. Lagian cuma satu sendok, tidak akan mempengaruhi kualitas madu," katanya.

Singkat cerita, seluruh rakyat membawa sendok di malam yang sudah ditentukan, termasuk rakyatnya yang nakal dan bandel ini.
Keesokan paginya, sang raja dan semua rakyatnya terkejut karena semua kendi yang disiapkan ternyata berisi air. Rupanya semua rakyat berpikir seperti seorang rakyatnya yang bandel itu. "Ah kecil, sedikit tidak apa-apa."

Jangan-jangan bangsa ini juga sedang dihinggapi 'penyakit' seperti itu. Para pegawai berpikir, “Ah, nggak apa-apa bolos sebentar saja, toh yang lain masih banyak.” Bayangkan, bagaimana jadinya kalau yang berpikiran seperti itu sejuta pegawai di seluruh Indonesia? Berarti sudah terjadi pemborosan jutaan jam kerja!

Hindarilah sekecil apapun keburukan yang kita lakukan, karena boleh jadi yang kecil itu justru bisa mencelakakan Anda dan kita semua.

http://jamilazzaini.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

mang_unus | Wiraswasta
Semoga dapat menjadi wasilah untuk semua; berbagi ilmu, memupuk ukhuwah, mengokohkan keimanan, menopang keistiqamahan.
KotaSantri.com © 2002 - 2019
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1262 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels