HR. Ahmad : "Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannya."
Alamat Akun
http://yudie.kotasantri.com
Bergabung
18 Maret 2010 pukul 04:47 WIB
Domisili
Jakarta - DKI Jakarta
Pekerjaan
Karyawan
http://tetapbersyukur.wordpress.com
yudi_aja56@yahoo.co.id
mas.yudiii
http://facebook.com/Wahyudi Yusuf
Tulisan Wahyudi Lainnya
Ketoprak khas Betawi
11 Agustus 2013 pukul 23:00 WIB
Selat Solo
21 Juli 2013 pukul 22:22 WIB
Tipe-tipe Wanita dalam Al-Qur'an
18 Juli 2013 pukul 22:22 WIB
Nasi Goreng Jawa
30 Juni 2013 pukul 23:00 WIB
Kolak Ubi
9 Juni 2013 pukul 13:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Cermin

Selasa, 20 Agustus 2013 pukul 23:00 WIB

Zuhud dan Materialisme

Penulis : Wahyudi

Alkisah, tersebutlah ulama besar yang bernama Syekh Muqaddis Al-Ardabili, seorang ulama yang terkenal ahli ibadah dan zuhud. Suatu saat ia hendak mengambil air wudhu di sumur umum yang hanya diterangi 'lampu cempor' yang remang-remang.

Setelah memasukan timba dan kemudian menariknya ke atas, sesuatu yang menakjubkan terjadi. Ember yang seharusnya berisi air ternyata dipenuhi bongkahan batu permata dan memantulkan sinar lampu cempor.

Syekh Muqaddis tercengang dan beristighfar, kemudian menurunkan lagi timbanya. Kali kedua dan ketiga ia menurunkan timba dan menariknya kembali, tetapi tetap batu permata yang memenuhi timbanya.

Setelah beristighfar, ia berdo'a, "Ya Allah, hamba hanya membutuhkan air untuk menyucikan diri agar dapat beribadah kepadaMu." Kali keempat ia menurunkan timba kemudian menariknya ke atas, dan barulah air yang didapatkannya. Ia pun bersyukur dan merasa berbahagia.

Kisah tersebut menunjukkan sikap seseorang yang zuhud terhadap dunia, yang jika kita cari saat ini, tipe orang tersebut, seolah mustahil ditemukan. Namun yang terpenting adalah hikmah kisah tersebut, yaitu bagaimana kita harus mulai membangun diri kita agar memiliki sifat zuhud, karena zuhudlah yang menyebabkan segala keutamaan dapat kita raih.

Sabda Rasulullah SAW, "Siapa yang mencintai dunia kemudian keinginannya bertumpuk-tumpuk, Allah akan membutakan hatinya setingkat cintanya kepada dunia. Dan barangsiapa yang zuhud terhadap urusan dunia, Allah akan berikan baginya ilmu tanpa harus belajar, petunjuk tanpa ada orang yang menunjuki, Allah hilangkan hatinya dari kebutaan dan akan diberikan kepadanya penerangan (bashirah)."

Ahmad Dimyati - Diambil dari Sebuah Situs

http://tetapbersyukur.wordpress.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Wahyudi sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Maharandi | Karyawan
Syukur alhamdulillah, sejak pertama kali membaca tulisan-tulisannya, saya langsung tertarik, karena materinya beragam dan terkadang mendatangkan inspirasi baru. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan hidayahNya kepada kita semua.
KotaSantri.com © 2002 - 2020
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0938 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels