|
HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
|
|
nur_lazuardi@yahoo.com |
|
nur_lazuardi@yahoo.com |




Selasa, 20 Desember 2011 pukul 15:00 WIB
Penulis : Nurliyanti
Seorang insan tengah bersedih karena ditinggal orang yang dikasihinya. Hidupnya jadi mendung, wajahnya murung, tak ada gairah hidup. Sampai suatu hari seorang kawannya menghampiri.
"Mengapa kamu selalu terlihat sedih?"
"Orang yang kusayangi pergi dariku."
"Lantas?"
"Hidupku hancur tanpanya."
"Hmm... Apakah kamu bisa kuat berjalan?"
"Bisa."
"Apakah kedua orangtuamu masih ada?"
"Masih."
"Mobilmu masih utuh?"
"Tentu saja."
"Kapan terakhir kali kamu sakit?"
"5 bulan yang lalu."
"Apa karirmu semakin menanjak?"
"Ya."
"Bagaimana jika dibalik?"
"Apanya?"
"Orang yang kau kasihi kembali, tetapi semua milikmu saat ini hilang, termasuk kesehatanmu, orangtuamu, karirmu, dan yang lainnya?"
"..."
Bersyukurlah dengan apa yang kau miliki sekarang.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Nurliyanti sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.
jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan.
dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.