|
QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
|
|
|
http://jamilazzaini.com |
|
http://facebook.com/jamilazzaini |
|
http://twitter.com/jamilazzaini |





Selasa, 13 Desember 2011 pukul 17:30 WIB
Penulis : Jamil Azzaini
Pekan lalu, saat rehat mempersiapkan acara seminar untuk dua bank yang berbeda, saya membuka Twitter. Ada TL (Time Line) menarik yang muncul di Twitterland, salah satunya dibuat oleh @aagym. Saya coba menuturkan kembali “temuan” tersebut di tulisan ini dengan gaya bahasa versi saya tentunya.
Dikisahkan ada seorang raja yang memiliki tiga orang pembantu. Suatu saat sang raja menugaskan tiga pembantunya itu untuk mencari buah-buahan di kebun istana. Sang raja membekali masing-masing dengan tiga karung besar untuk tempat buah-buahan.
Pembantu pertama mencari buah-buahan dengan sungguh-sungguh. Ia memetik buah terbaik dan terenak walau harus memanjat pohon yang tinggi. Ia sangat menikmati pekerjaan mencari buah-buahan ini. Setelah berjuang dengan keras, maka tiga karungnya terisi penuh dengan buah-buahan tepilih.
Pembantu yang kedua agak malas. Lelaki ini tidak mau bersusah payah memanjat pohon. Ia cukup mengambil buah-buahan yang sudah jatuh, kotor, bahkan sebagian sudah membusuk untuk dimasukkan ke dalam karung. Di dalam hatinya sebenarnya ia enggan melakukan pekerjaan ini.
Pembantu ketiga berpikir, “Tuan raja tidak mungkin sempat memeriksa karung ini, tuan raja sangatah sibuk.” Dengan pikiran seperti itu, akhirnya pembantu ketiga ini hanya mengambil dedaunan dan ranting-ranting kecil untuk dimasukkan ke dalam karung yang ia bawa.
Setelah tiga pembantu itu menghadap raja dengan membawa karung masing-masing, raja memerintahkan ketiganya untuk memakan apa yang sudah dibawanya dari kebun istana. Dengan titah sang raja ini, siapa yang paling senang dan nikmat? Siapa yang paling menderita dan tersiksa? Anda pasti sudah tahu jawabannya.
Begitupula dalam kehidupan nyata. Bila Anda selalu melakukan pekerjaan yang terbaik, maka Anda akan memperoleh hasil terbaik. Sebaliknya, bila Anda melakukan pekerjaan asal-asalan, Anda akan memperoleh balasan yang setimpal.
Ingatlah, apa yang Anda lakukan itulah yang akan Anda nikmati. Semoga Anda memiliki mental seperti pembantu raja yang pertama, bukan yang kedua apalagi yang ketiga.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.
jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan.
dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.