QS. Al-'Ankabuut : 64 : "Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui."
Alamat Akun
http://karitasurya.kotasantri.com
Bergabung
21 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bekasi - Jawa Barat
Pekerjaan
Ibu Rumah Tangga
http://karitasurya.multiply.com
ratu_karitasurya
Tulisan Ratu Lainnya
Antara Orang Kaya dengan Anak Kecil di Masjid
16 Agustus 2011 pukul 14:14 WIB
Soto Betawi
9 Januari 2011 pukul 21:00 WIB
Meninggalkan yang Haram
4 Januari 2011 pukul 21:14 WIB
Maryam, Buah Seikat Janji
21 Oktober 2010 pukul 20:55 WIB
Muslimah juga Harus Kuat!
9 September 2010 pukul 19:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Cermin

Selasa, 25 Oktober 2011 pukul 15:00 WIB

Persaingan Ayah dan Anak dalam Merebut Syurga

Penulis : Ratu Karitasurya

Kepahaman para sahabat atas keridhaan Allah, hari akhir, syurga, dan hal-hal yang seumpama dengan itu adalah kepahaman yang terbaik di antara kita para manusia. Bukan kita orang-orang akhir zaman, dan bukan pula wali-wali yang jelas-jelas telah menjadi asbab tersebarnya dienul Islam ke seluruh pelosok dunia.

Ketika Rasulullah (SAW) hendak berangkat ke Badar pada saat-saat dimana Allah (SWT) menguji keimanan mereka, maka Sa'ad bin Khaitsamah (RA) dan ayahnya, Khaitsamah bin Harits (RA), saling berebut untuk turut menyertai Rasulullah (SAW) ke Badar.

Mengetahui hal itu, maka Rasulullah (SAW) menentukan, "Yang boleh pergi hanya salah satu di antara kalian. Jadi undilah di antara kalian berdua."

Khaitsamah (RA) berkata kepada anaknya, Sa'ad (RA), "Sebaiknya aku saja yang berangkat dan kamu tinggal untuk menjaga kaum perempuan."

Sa'ad (RA) menjawab, "Kalau tidak karena surga, maka saya akan mengalah kepadamu, ayah. Akan tetapi saya ingin sekali mendapatkan surga."

Ketika diundi, maka nama Sa'ad yang keluar. Dengan demikian, maka dialah yang diizinkan untuk mengikuti perang bersama Nabi (SAW) ke Badar. Dan dalam perang tersebut ternyata Sa'ad terbunuh oleh Amr bin Abdu Wadd. [1]

Subhanallah.

===
Catatan Kaki
[1] HR Hakim dalam kitabnya jilid III halaman 189.

Dari Tulisan Subhan Ibn Abdullah, Pattaya, 03/05/2005.

http://karitasurya.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Ratu Karitasurya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Dradjat | Pegawai
KotaSantri.com memang pas menjadi tempat mangkalnya para santri yang ingin mengikuti jejak nabinya. Semoga penulisan-penulisan di KotaSantri.com yang penuh keteledanan dan pelajaran adalah wajah kehidupan santri sebenarnya.
KotaSantri.com © 2002 - 2014
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0954 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels