HR. Ahmad & Al Hakim : "Kemuliaan orang adalah agamanya, harga dirinya (kehormatannya) adalah akalnya, sedangkan ketinggian kedudukannya adalah akhlaknya. "
Santri
apriadi
PT. Pos Indonesia
medan
habiburrohman
jjhghgfg
jember
yeni
-
Bogor
Forum
Suara
ida : Ninggalin jejak
yantie : Hidup mmg seperti panggung sandiwara, warna-i cerita nya ada suka, duka, lengkap bgt,, tggal bgmna kita memilihnya, (lurus, sesat kelak akan menuai hikmah/hasilnya)
Pelangi
Bingkai
Kamis, 18 Juni 2009 pukul 17:30 WIB
ilham muhammad
“Maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman : 13). “Ya Allah, kembalikanlah hambaMu yang hina ke dalam jalanMu yang lurus. Kembalikanlah aku ke dalam barisan orang-orang yang …
Selengkapnya • Suka
Senin, 15 Juni 2009 pukul 18:11 WIB
Rifatul Farida
Apa yang kiranya harus ku tulis dalam bait-bait rasa ini, jika yang terpikir kini tentang belahan jiwa yang akhir-akhir ini sering hadir dalam lintasan pikiran? Tak pernah sebelumnya sedetik pun …
Selengkapnya • Suka
Kamis, 11 Juni 2009 pukul 17:16 WIB
istiana ayuningtyas
Yas, lima bulan yang lalu, kau meninggalkanku. Tanpa kata berlalu begitu saja, tanpa tahu apa kesalahanku. Ada apa denganmu, Yas? Yas, tahukah kamu, saat itu tiap hariku tak hanti-hentinya aku …
Selengkapnya • Suka
Senin, 8 Juni 2009 pukul 17:15 WIB
Nia
Betapa bahagianya hatiku, karena sebentar lagi aku akan segera menemukan labuhan hati. Setelah sekian lama ia berlayar, satu persatu cita-cita indah akan masa depan kuukir bersamanya. Senyumku selalu terkembang menghiasi …
Selengkapnya • Suka
Kamis, 4 Juni 2009 pukul 18:00 WIB
Rifatul Farida
Untuk yang kesekian kalinya, tawaran itu datang lagi. Kali ini, dari seorang teman baik yang ingin sekali melihat dia menggenapkan separuh agamanya. Memulai mengarungi lautan biru di kedalaman samudera keluarga …
Selengkapnya • Suka
Nia | Guru
KotaSantri.com top dech. Artikelnya bagus-bagus banget, sangat menyentuh kalbuku sampe berurai air mata membacanya dan sarat dengan hikmah. Bukankah hikmah adalah milik para mukmin yang tercecer? So, buruan gabung.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1772 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels