HR. Al Hakim : "Menyendiri lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk, dan kawan bergaul yang shaleh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih baik daripada berdiam, dan berdiam adalah lebih baik daripada berbicara (ngobrol) yang buruk."
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Jodoh Terbaik
18 Juli 2013 pukul 21:12 WIB
Poligami
11 Juli 2013 pukul 22:00 WIB
Sendiri Menikmati
4 Juli 2013 pukul 21:00 WIB
Jangan Bertanya “Mengapa”
21 Juni 2013 pukul 20:00 WIB
Masih Tak Sanggup
20 Juni 2013 pukul 20:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Kamis, 1 Agustus 2013 pukul 19:19 WIB

Refleksi Kerinduan

Penulis : Rifatul Farida

Sahabatku, kau lihat bulatan indah bersinar di birunya langit malam ini? Pendar cahaya lembut anggun mengitari bagai mahkota, atau laksana serumpunan dayang melayani. Lihatlah lekat, pesonanya memukau sempurna, memagnet daya tarik pandang yang tak kan mungkin mampu berpaling. Di pesona itu mata kita beradu, merefleksikan kerinduan yang teramat sangat pada bentangan jarak yang memagar rapat pertemuan. Membidik tajam nostalgia sebuah masa, yang membingkai memori pada sepenggal episode tentang kita.

Sahabatku, kau dengar simfoni malam mengalun syahdu? Memungut nada-nada indah pada angin yang berhembus pelan, meliuk-liuk pada dahan dan ranting, menuju pusaran waktu, menembus dimensi tak berbatas, memadukan hati kita yang pernah bertemu dalam ketaatan kepadaNya, yang pernah terhimpun dalam kecintaan kepadaNya, yang pernah bersatu dalam dakwah kepadaNya. Menjambangi jiwa yang pernah saling menopong ketika letih dan rapuh.

Sahabatku, ketika malam memagut mesra sunyi, selarik rindu masih melintang di sini, di kebisuan kata yang mengejakan makna ukhuwah. Jelas di pelupuk mata saat bersama kita mengepalkan tangan kanan ke atas sembari lantang meneriakkan takbir, membuncahkan semangat masa muda nan perkasa, mengukuhkan pijakan sebagai Jundullah (tentara Allah) yang telah mewakafkan diri untuk dakwah. Dan memuarakan niat di setiap lurus laku hanya untuk ridhaNya.

Oh… Sahabatku, ingin kurengkuh semua kata, menyusunnya menjadi bait-bait do’a, memaknai setiap deskripsi dari refleksi kerinduan ini, menghujanimu dengan butiran-butiran bening mahabbah (kecintaan). Ingin kumekarkan kuncup-kuncup puspita di pekarangan jiwa, menyampaikan harumnya padamu, agar senyum merekah menghisai wajah tulusmu, dan puas kulihat engkau bahagia.

Sahabatku, ada rasa terukir dalam di hati ini. Rasa yang bermuara pada kecintaan karenaNya. Rasa yang memadukan jiwa kita dalam keabadian ukhuwah. Rasa yang membuat para malaikat iri melihat kita, karena rasa itu menghadirkan kerinduan di singgasana asa dan do’a.

Sahabatku, sebuah keyakinan terpatri dalam. Seandainya tak di dunia ini, semoga pertemuan abadi di surgaNya. Insya Allah. Aamiin.

http://rifarida.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Ridwan | Mahasiswa
Mari kita jalin silaturahmi dan ukhuwah di KSC ini. Mudah-mudahan kita semua dapat tambahan ilmu dan manfaat. Aamiin.
KotaSantri.com © 2002 - 2020
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0633 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels