Ibn. Athaillah : "Di antara tanda keberhasilan pada akhir perjuangan adalah berserah diri kepada Allah sejak permulaan "
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Menjadi Matahari
16 Mei 2013 pukul 14:00 WIB
Mawar Merah yang Itu
9 Mei 2013 pukul 13:00 WIB
Masih Bersamamu, Cinta
5 Mei 2013 pukul 11:00 WIB
Prestasi Terbesar
25 April 2013 pukul 22:30 WIB
Dakwah
12 April 2013 pukul 20:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Kamis, 23 Mei 2013 pukul 20:00 WIB

Mencintai Para Pecinta-Mu

Penulis : Rifatul Farida

Di pucuk dedaunan yang lain, ketika bertengger butiran bening dalam tenang, sisa hujan semalam yang basahi bumiku tercinta, surat Maryam menceritakan tentang surga. Aku, ingin pergi ke tempat indah itu. Yang tak ada perkataan sia-sia lagi dusta. Bilakah masa itu terjadi?

Ketika semua amal diperhitungkan, semua catatan dibacakan, semua peristiwa dibuka. Dan aku melenggang ceria bersama Khadijah, Fatimah, dan Aisyah mengekor sang Nabi SAW. Bertemu Maryam, mendengar langsung ia menguntaikan kisahnya sendiri sebagai seorang ibu, tanpa hadirnya belahan jiwa.

Pantaskah? Jika menyadari bahwa sosok ini hanya wanita bumi yang hidup di akhir zaman. Jauh bandingannya dari keagungan Khadijah, dari ketaatan Fatimah, dari keshalihahan Aisyah. Terlampau jauh.

Berlebihankah kiranya? Jika aku mendamba bersama mereka. Tak sadar dirikah namanya? Jika aku berharap bersama mereka.

Allah, sungguh, diukur dari jarak berapapun, dilihat dari sudut manapun, tak kan pernah mampu aku menyamai mereka.

Lewat letupan kekaguman ini, yang tak dapat kusembunyikan tiap kali mengingati mulianya mereka, telah hadir kuncup-kuncup cinta, semerbakkan wewangian rindu di sepunuh hati. Karena pada kenyataanya yang terjadi, hanya pada sampai ini aku telusuri jejak indah mereka. Hanya pada sampai kekaguman, tanpa pernah bisa seperti mereka. Dan memang tak kan pernah bisa menjadi seperti mereka.

Maka, Allah, dengan buncahan rasa malu, kusandarkan harapan ini pada sabda Nabi SAW, bahwa kelak di akhirat, seseorang akan bersama orang yang dicintainya. Berbisik lirih dalam ketertundukan, kukatakan; "Aku ingin bersama mereka atas rasa cinta. Rasa yang tak kan pernah bisa dimanipulasi."

Allah, cintakanlah aku pada orang-orang yang mencintaiMu. Cintakanlah aku atas rasa cinta kepadaMu.

http://rifarida.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

M. Hilmy | Wiraswasta
Insya Allah... Isinya ringan seperti kapas, berbobot seperti baja, dan dalam seperti samudera.
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2077 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels