HR. Ibnu Majah dan Abi Ad-Dunya : "Secerdik-cerdik manusia ialah orang yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling gigih membuat persiapan dalam menghadapi kematian itu."
Alamat Akun
http://fathimatulazizah.kotasantri.com
Bergabung
16 November 2009 pukul 05:34 WIB
Domisili
Karanganyar - Jawa Tengah
Pekerjaan
Bu RT
Tulisan Betty Lainnya
Rindu Damai Senyummu, Bunda
23 Desember 2012 pukul 12:00 WIB
Hasrat Ingin Merebut
24 Desember 2011 pukul 10:00 WIB
Kesungguhanmu Benar-benar Diuji!
2 Mei 2011 pukul 11:30 WIB
Wanita adalah Tiang Negara
24 Februari 2011 pukul 15:30 WIB
Untuk Saudara Kita di Palestina
16 Februari 2010 pukul 15:45 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Kamis, 7 Februari 2013 pukul 12:00 WIB

Saat-saat Seperti Ini

Penulis : Betty Herawati

Sore ini, aku menangis lagi.

Rindu pada orang-orang tercinta menghunjam begitu dalam. Air mata itu tertahan dalam kesendirian, menetes perlahan-lahan. Kucoba menahannya agar tidak terlalu deras berjatuhan. Kasihan mujahid kecilku, tiap hari mendapati umminya menangis. "Maafkan ummi, nak!" Sungguh, ku tak mau mewariskan kesedihan padanya. Ia harus lebih tegar dari abi dan umminya. Maka, kucoba memaknai kembali ketegaran itu; bahwa perjuangan mengalahkan diri sendiri adalah jihad yang paling berat.

Entahlah... akupun tak mengerti. Akhir-akhir ini aku begitu mudah menangis, mudah lelah, mudah mengeluh. Parahnya, sifat manja dan melankolis menjadi meningkat berlipat-lipat. Emosiku seperti diaduk-aduk. Hanya istighfar yang terus berulang ketika berada dalam batas sadar, aku merasa bukan diriku. Aku menjadi sedemikian bergantung pada suamiku; menuntut perhatian lebih darinya, minta ini itu. Kadang, aku merasa keterlaluan, aku ini siapa?

Saat-saat seperti ini –saat aku merindukan kehadiran mereka yang tercinta–, aku seperti dihadiahi begitu banyak kasih sayang. Begitu tiada berhingga dan aku tak pernah mampu mengejewantahkan perasaanku dengan kata-kata. Maka, menghadirkan mereka dalam kesendirian adalah menyelami kembali telaga motivasi untuk terus berkarya. Meski kusadar; tak ada daya membahagiakan mereka semua. Sampai sekarang aku bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa.

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Betty Herawati sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

zaenudin | tutor
Memang Hebattt, bisa nambah ilmu juga sahabat.
KotaSantri.com © 2002 - 2022
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0394 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels