HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://ila.kotasantri.com
Bergabung
16 Maret 2009 pukul 18:56 WIB
Domisili
Semarang - Jawa Tengah
Pekerjaan
traveller
http://ilarizky.blogspot.com
http://facebook.com/ila.rizky
Tulisan Ila Lainnya
Pria itu...
26 Maret 2012 pukul 12:00 WIB
Membudayakan "Dengar, Hayati, dan Maknai"
21 Maret 2012 pukul 10:00 WIB
Di Titik Nol Mimpi
9 Maret 2012 pukul 13:30 WIB
Cinta Itu ...
5 Maret 2012 pukul 11:45 WIB
Lelaki Isya
3 Maret 2012 pukul 08:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Kamis, 17 Mei 2012 pukul 11:30 WIB

Hanya Ingin Kau Tahu

Penulis : Ila Rizky Nidiana

Bunda adalah yang terhebat
sepanjang masa
Ia yang selalu menitipkan
cintanya pada awan
Lalu angin menghembuskannya
sampai ke dasar hatimu
Sampai engkau pun tahu
bahwa cintanya takkan pernah usai
hingga di tepian waktu

Ya, bunda yang terbaik. Ia yang mengajariku arti kehidupan yang sesungguhnya. Yang mengajariku arti keikhlasan, cinta tulus tanpa syarat.

Maka akupun terdiam sejenak, merenung sesaat. Sebuah sketsa kehidupan yang dulu terlintas dalam memoriku, kembali menyeruak. Dulu, seorang kawan pernah bercerita, bahwa cintanya pada sang bunda begitu besar, sebesar apa, entahlah. Tapi sungguh, di satu sisi, aku tertegun, karena ia jarang sekali bercerita dari hati ke hati kepada sang bunda, dan menyatakan cintanya yang utuh kepada sang bunda. Entahlah, aku pernah bertanya mengapa begitu, ia hanya menjawab, tak ingin saja bercerita.

Namun, di sisi lain, ia begitu respek terhadapku, sampai bahkan untuk semua kisah-kisah keseharian yang ia alami setiap saat, ia ceritakan padaku. Tentu, aku sangat senang, karena itu artinya ia mempercayaiku sebagai seorang kawan. Tapi sungguh, di dasar hati ini, aku merasakan cintanya pada sang bunda (sebagai seorang anak tentu saja) menjadi kurang. Ada bagian yang kosong yang belum terisi. Bila ia cinta, ia bisa bercerita banyak hal, bahkan untuk urusan pribadinya, tapi kenapa ia tak bercerita?

Ah, mungkin aku yang berlebihan, hingga menanggapnya seperti itu. Pun, baru kusadari, ia mengalami ketergantungan -hampir mendekati taraf akut-, hingga setiap keputusan dalam hidupnya pun diajukan padaku. Hei, aku hanya kawanmu, jadi tak perlu sampai sebegitunya.

Sungguh, jika aku boleh jujur, aku hanya tak ingin engkau mengabaikan cinta sang bunda. Ia yang mencintaimu tanpa syarat, ia yang selalu merindukan kisah-kisahmu. Mungkin di suatu saat, engkau merasa bahwa dunia begitu menyebalkan, berceritalah padanya. Ia yang selalu merindukan kisah-kisahmu, merindukan senyummu saat menceritakan semua pengalaman di sekolah, bahkan saat engkau jatuh cinta. Biarkan ia menyelami hatimu, biarkan ia menempati satu sisi terdalam hatimu. Maka saat itulah cintamu benar-benar sempurna pada sang bunda, karena bagian itu tlah terisi sepenuhnya dengan cinta yang tak pernah lekang oleh waktu, selamanya.

http://ilarizky.blogspot.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Ila Rizky Nidiana sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Endang Supriatna, S.Pd. | Guru
Ingin bergabung pada web yang sangat bermanfaat bagi ummat ini. Semoga web ini benar -benar menjadi media ukhuwah dan penebar ilmu. Amien.
KotaSantri.com © 2002 - 2020
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0859 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels