Ust. Aam Amiruddin : "Sesungguhnya sepercik kejujuran lebih berharga dari sebongkah cinta. Apa arti sebongkah cinta kalau dibangun di atas kebohongan? Pasti rapuh bukan? Betapa indahnya apabila kejujuran dan cinta ada pada diri seseorang. Beruntunglah Anda yang memiliki kejujuran dan ketulusan cinta."
Alamat Akun
http://asyifa85.kotasantri.com
Bergabung
30 Juli 2009 pukul 02:13 WIB
Domisili
Pontianak - Kalimantan Barat
Pekerjaan
pendidik
apapun, dimanapun dalam kondisi apapun..akan slalu berusaha belajar...menapaki hari...agar esok slalu lbh baik...
http://asyifa85.blogspot.com
asyifa85@yahoo.com
asyifa85
asyifa85@yahoo.com
Tulisan Agus Lainnya
Dekaplah Ia dengan Sepenuh Cinta
11 Desember 2010 pukul 18:00 WIB
Berani Kotor Itu Baik
16 Oktober 2010 pukul 18:55 WIB
Sahabatku
4 Oktober 2010 pukul 19:00 WIB
Bersiap Menjadi Orangtua Yuk?!
4 September 2010 pukul 17:00 WIB
Cinta yang Tak Sederhana
30 Agustus 2010 pukul 18:55 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Senin, 13 Desember 2010 pukul 19:00 WIB

Di Pelataran Hati

Penulis : agus triningsih

Gemerincing hujan dari balik jendela kamarku, merdu terdengar di telingaku. Berirama. Kian syahdu menggelayuti hati. Malampun kian larut, tapi fikirku masih asyik berpetualang mencari keberadaanmu.

Entah mengapa hari yang kian berlalu kian membawaku ke lautan rindu yang tak juga bertepi. Dan lalu petualanganku akan usai bersama kedipan mata terakhirku, karena pada akhirnya aku terlelap dibuai malam.

Hari ini kembali kuakhiri lagi rutinitasku yang terkadang amat melelahkan. Di antara gemerincing hujan dengan sepenuh hati kupanjatkan seuntai do’a kepadaNya, "Semoga waktu akan segera menghantarkanku padamu yang telah terdampar di lukisan takdirku."

Kemudian tanyaku kembali meyeruak, "Kapan Dia akan mengizinkan aku jatuh cinta padamu?" Kini setiap saat aku hanya bisa menanti di pelataran waktu. Entah sampai kapan ku harus menanti hadirmu.

Mmmm... Bagaimana ya kabarmu saat ini? Apa yang menghalangimu untuk segera melabuhkan hati padaku? Kenapa engkau tak kunjung tiba di hadapanku? Atau Dia sedang membentuk hatimu, memolesnya dengan keimanan yang kokoh agar kau benar-benar siap menjemput hatiku suatu saat nanti?

Malam ini aku benar-benar telah merindukan hadirmu. Semoga rintik hujan itu mampu menyampaikan salam rinduku padamu. Aku hanya ingin kau tau bahwa di sisiku kini ada segenggam harap tentangmu, dan harapan itu akan selalu kugenggam dan takkan pernah kulepas.

Tapi entahlah apa perasaanku ini ada pada tempat yang benar atau justru salah alamat. Aku telah menyakini pada satu hal. Hati nurani itu takkan pernah berbohong. Dan bahwa jodoh tidak akan pernah tertukar. Aku yang tetap menanti di sini dan engkau yang akan datang menghampiriku pasti menginginkan pertemuan kita hanya Dia yang akan mengaturnya. Bukankah hubungan karena Dia akan selalu abadi?

Harapku kini, semoga Dia memberikan kesabaran yang lebih kepada kita hingga saat yang dinantikan itu tiba di hadapan kita.

http://asyifa85.blogspot.com

Suka
Naflah, bambang, Nurliyanti, Tin Tina, dan Lia Awliyah menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan agus triningsih sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Lina | staff adm
Subhanallah... Ingin sekali bisa bergabung, berbagi cerita, dan bertanya. Artikelnya bagus-bagus.
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0950 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels