QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
Alamat Akun
http://meyla.kotasantri.com
Bergabung
9 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Swasta
http://meylafarid.multiply.com
Tulisan Meyla Lainnya
Memakan Bangkai Saudara Sendiri
31 Juli 2010 pukul 15:50 WIB
Perkedel Kentang 'Seadanya'
25 Juli 2010 pukul 20:15 WIB
Lapindo, Susno, Ke Manakah Mereka?
18 Juli 2010 pukul 16:00 WIB
Tuhanku
16 Juli 2010 pukul 20:25 WIB
Tujuh Ribu Rupiah
8 Juli 2010 pukul 16:15 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Senin, 2 Agustus 2010 pukul 17:35 WIB

Cita-cita

Penulis : Meyla Farid

Menjadi anak bungsu lagi. Tapi kali ini, dengan dua-tiga keponakan yang masih butuh perhatian. Di rumah orangtuaku, terasa hangat oleh kasih sayang. Jika tak ada sesuatu, masih ada sesuatu yang lain. Hidup apa adanya, namun bahagia. Aku tak ingin banyak bermimpi, namun akan kujalani yang aku bisa. Tidak ingin malas-malasan lagi, tidak ingin bergantung pada orang lain lagi, aku ingin menjadi diri yang mandiri dan membuat orangtuaku bahagia demi masa tua mereka.

Bahagia, mungkin akan bercampur dengan airmata, namun selalu ada kedamaian di lubuk sana. Bahagia, mungkin tergambar dengan senyuman, dan senyum yang tersimpul adalah tulus dan keluar dari lubuk hati yang paling dalam. Bahagia, mungkin akan diutarakan dalam bentuk tertawa atau sebaliknya, yang pasti bahagia adalah apa yang dirasakan di dalam sanubari.

Yang kuinginkan sekarang hanya, menjadi diriku yang terbaik semampuku. Dan, ingin membuat kedua orangtuaku tersenyum saat melihatku. Ya Allah, hanya itu yang kuimpikan saat ini. Membuat mereka tersenyum. Jika belum mampu dengan harta, maka dengan hal lainnya. Adapun, harta, atau kesuksesan itu, juga mimpiku di urutan sekian dan sekian. Alangkah indahnya jika aku bisa, dan berbagi dengan mereka. Meskipun kebahagiaan tidak dinilai dari itu, tapi hanya sarana.

Maka, jika aku bercita-cita seperti demikian, Tuhanku, maka kabulkanlah demi senyuman kedua orangtuaku di akhir hayat mereka nanti. Aamiin.

http://meylafarid.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Meyla Farid sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Eno Karta Susana | Guru
Subhanallah... KSC bisa dijadikan sebagai sarana kreativitas, nambah ilmu, dan mempererat tali silaturrahim. Tapi tetap kita harus berusaha menjaga niat. Semoga bermanfaat. Aamiin...

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1070 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels