|
QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
|





Kamis, 10 Juni 2010 pukul 18:45 WIB
Penulis : Nafilah Nur Azizah
Seharum Bunga mawar yang merekah. Seindah bunga-bunga yang tumbuh dengan subur, keindahannya didapat karena perbedaan. Sungguh walaupun mawar merah hanya berwarna merah, tapi ia tetap indah di pandang walaupun tak seindah kumpulan bunga dengan berbagai warna.
Ku suka kamu mawar, karena kamu harum. Keharumanmu cukup memberiku semangat untuk menanammu, walaupun kamu mempunyai duri yang suatu saat dapat melukai tanganku. Tapi dengan warnamu yang indah, seolah-olah aku lupa, kalau dirimu mempunyai duri.
Sekali lagi, duri yang suatu saat dapat melukai tanganku, atau tangan orang yang memegang tangkaimu. Tapi, kurasa banyak orang yang melupakan bahwa kamu itu mempunyai duri. Betulkah kamu mempunyai duri?
Ah, ternyata aku pun masih meragukannya.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Nafilah Nur Azizah sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.
jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan.
dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.