QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
Alamat Akun
http://meyla.kotasantri.com
Bergabung
9 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Swasta
http://meylafarid.multiply.com
Tulisan Meyla Lainnya
Cinta Suci
21 Desember 2009 pukul 18:33 WIB
Hati Ibarat Cermin
24 November 2009 pukul 17:15 WIB
Menikmati Perjalanan
3 November 2009 pukul 17:15 WIB
Untuk yang Terbaik Saat Itu
15 Oktober 2009 pukul 18:22 WIB
Kematian yang Selalu Mengintai
2 Oktober 2009 pukul 19:54 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Kamis, 25 Februari 2010 pukul 18:00 WIB

Cinta Ibu Sepanjang Hayat

Penulis : Meyla Farid

Suatu malam, aku terpekur. Aku teringat ibu. Pengakuan-pengakuanku pun bergulir seiring guliran airmata yang merebak membasahi mukena pemberian ibu. Tidak ada yang lebih mencintai daripada ibu. Tidak ada yang pernah menandingi cinta dan pengorbanan ibu.

Sejak kecil, aku merasakan kasih sayang ibu. Tulus, tak bersyarat. Pernah suatu waktu di usia kecilku, saat ekonomi keluargaku sedang diambang sekarat, ibu menemani ayah bekerja apa saja untuk anak-anaknya. Aku ingat, ibu juga pandai mengatur keuangan keluarga di saat terminim sekalipun.

Ibu juga mengajarkanku membaca jauh sebelum aku masuk bangku sekolah. Ibu juga yang mengajariku bacaan-bacaan do'a sebelum tidur, do'a sebelum makan, do'a masuk dan keluar kamar mandi, sampai do'a ketika bercermin dan ketika mendengar adzan selesai dikumandangkan.

Ibulah yang mengajariku segalanya. Sejak aku kecil, sejak aku bayi. Padahal pada waktu yang bersamaan, ibu pun harus mendidik saudara-saudaraku yang lainnya. Setiap kesabaran dan pengorbanannya tak pernah mengharap imbalan.

Kasih ibu, sepanjang badan. Sayang ibu, sepanjang jalan. Cinta ibu, sepanjang hayat. Sekarang, adalah tugas kita sebagai anaknya, untuk selalu membahagiakan ibu. Semoga kita bisa membahagiakan Ibu, meski tak mungkin mampu membalas semua kasih ibu.

http://meylafarid.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Meyla Farid sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Angga Ciptadi | Karyawan
Sering-sering maen ke web ini, biar terus dapat insiprasi + motivasi dalam menjalani hari. Mudah-mudahan berkah.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1084 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels