Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."

Uji Coba Versi Baru

Saran dan masukan silahkan disampaikan melalui Form Kontak.
Alamat Akun
http://farizaziz.kotasantri.com
Bergabung
27 April 2009 pukul 13:06 WIB
Domisili
banyuwangi - jawa timur
Pekerjaan
mahasiswa
tak ada yang bisa diceritakan maupun dibanggakan dari diri yang dha'if ini
aziz_riz@ymail.com
bacusti@gmail.com
aziz_riz@ymail.com
Santri
Muchammad Su'eb
Sunan Giri Created
Martapura
Irma Oktaviary
Karyawan
Jakarta Selatan
Rizal Islami
Dokter
Banjarmasin
Forum
Suara
septyawaty : Mau tanya dong maksud dari: "oleh sebab itu , barang siapa yang menyerang kamu,maka seranglah mereka sebagaimana mereka menyerang kamu" (Al-Baqarah ;194)
gerhana : pagi ini mnyenangkan..... +++++ alhamdulillah.... g percuma masak air pagi2
ida : Aku kotor...bagai kertas bernoda yg penuh debu.."aku sibuk membicarakan kekurangan org lain namun lalai atas kekuranganku"
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Senin, 8 Februari 2010 pukul 10:30 WIB

Selirik Kata untuk Hati yang Penuh Dosa

Penulis : muhammad rizal al aziz

Seperti biasa, pagi ini dinginnya angin gunung Arjuna menyapa kulitku lewat hembusannya yang terasa sejuk. Tak terasa sudah hampir satu tahun aku hidup di kota ini. Ya, kota Malang memang nampak indah jika dipandang dari puncak gunung Arjuna.

Keputusanku untuk meneruskan studi di kota ini bukan tanpa pertimbangan, tak ada yang tak mungkin jika Allah telah berkehendak. Dengan dana yang pas-pasan dari orangtuaku, aku mantapkan hati ini untuk terus melangkah menuju kehidupan yang lebih baik. Satu dari banyak hal yang aku pelajari, bahwa Allah akan mengangkat derajat hambaNya lewat ilmu.

Tapi, ya Allah, mengapa lidah ini terasa berat untuk mengucap syukur padaMu, mengapa tubuh ini terasa berat jika ingin berjumpa dan bermesraan denganMu? Ampunilah jasad dan ruh yang tak bisa bersyukur ini, ampunilah pengkhianatan mata ini, ampuni setiap tarikan nafasku yang aku gunakan untuk mengkhianatiMu, jangan jauhkan diriku dari tatapan rahmatMu.

"Duh Gusti Pangeran Kang Mohoagung, mboten saget kulo gesang dateng alamipun Panjenengan puniki kejobo angsal rahmat laliyan pitulungan dateng Panjenengan."

--- Suka ---

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan muhammad rizal al aziz sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Tulisan Favorit
Dradjat | Pegawai
KotaSantri.com memang pas menjadi tempat mangkalnya para santri yang ingin mengikuti jejak nabinya. Semoga penulisan-penulisan di KotaSantri.com yang penuh keteledanan dan pelajaran adalah wajah kehidupan santri sebenarnya.
KotaSantri.com © 2002 - 2010
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1139 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels