Ali Bin Abi Thalib : "Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan, tapi ilmu bertambah apabila dibelanjakan."
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Justru
22 Desember 2009 pukul 18:11 WIB
Untukmu dan JanjiNya
17 Desember 2009 pukul 18:00 WIB
Senyumku Tertahan (Lagi)
3 Desember 2009 pukul 17:25 WIB
Menepikan Keinginan Selera Pribadi
19 November 2009 pukul 17:45 WIB
Terlampau Hebat dari Raganya
13 November 2009 pukul 17:15 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Kamis, 31 Desember 2009 pukul 18:20 WIB

Tahukah Kau Tentang Mawar?

Penulis : Rifatul Farida

Tahukah kau tentang mawar?
Ia adalah ratunya bunga. Simbol ungkapan kasih sayang tak mengenal kasta. Mampu singgah di pekarangan jiwa siapa pun, dan tetap cantik menghiasi sudut hati mana pun.

Tahukah kau tentang mawar?
Ia bunga segala keadaan. Tak menolak ada dalam duka, terlebih suka cita. Tepikan jenuh dengan suguhan warna-warninya. Semerbakkan wewangian tanpa kau minta.

Tahukah kau tentang mawar?
Ia refleksi kemandirian. Kesejatian bunga yang mampu berdaya sendiri, terlebih membela dan melindungi diri. Itulah mengapa sebabnya ia punya runcing diri.

Tahukah kau tentang mawar?
Ia ajarkan tentang ketegaran, pada setiap takdir yang menerpanya. Sangat pahami hakikat hidupnya, hingga tak pernah mengeluh apalagi takut, jika senja datang gugurkan kelopaknya.

Ya, seperti mawar itu, yang kukuhkan diri dengan warna beraninya. Perjelas diri dengan ketegasan aura, dan mencipta pembatas dengan runcing durinya. Perpaduan idealis dan naturalis dalam hemogeni kehidupan, menjadi begitu elegan, namun tetap layak disebut anggun.

Subhannallah...
Mahasempurnanya pencipta mawar. Pemilik sejati keindahan. Dialah Allah. Sungguh, tak ada yang cacat di ciptaNya, apalagi sia-sia. Lalu, pantas saja jika IA meletakkan diriNya di posisi utama dan pertama pada rasa cinta dan kekaguman manusia.

http://rifarida.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Maharandi | Karyawan
Syukur alhamdulillah, sejak pertama kali membaca tulisan-tulisannya, saya langsung tertarik, karena materinya beragam dan terkadang mendatangkan inspirasi baru. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan hidayahNya kepada kita semua.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1131 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels