QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Tulisan Mujahid Lainnya
Tidak Menelan 'Mentah-mentah'
1 April 2009 pukul 15:30 WIB
Kejujuran dan Kesederhanaan
14 Maret 2009 pukul 16:35 WIB
Gundah
12 Maret 2009 pukul 20:51 WIB
Tiada Kesetiaan Tanpa Kesetiaan
7 Maret 2009 pukul 16:21 WIB
Bapak Tua Itu ...
27 Februari 2009 pukul 03:20 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Kamis, 2 April 2009 pukul 18:26 WIB

Air Mataku Menetes

Penulis : Mujahid Alamaya

Siang itu, di bawah teriknya panas matahari kota Metropolitan, kuberanikan diri untuk menghubungi seseorang yang begitu berarti bagiku. Ragu, begitulah awalnya. Tapi, akhirnya kuberanikan diri untuk men-dial nomor yang disimpan di hp bututku.

Beberapa saat berselang, terdengar jawaban dari seberang sana dan langsung menyapaku. Tapi, aku tak kuasa untuk bicara. Aku bingung untuk berkata. Tak terasa, air mataku menetes. Dan, aku pun mulai bicara dengan terbata-bata.

Ketika berbicara, kudengar lawan bicaraku pun berkata dengan terbata-bata. Entahlah, apakah dia merasakan apa yang sedang kurasakan atau tidak. Tapi, perbincangan siang itu, membuatku menjerit. Batinku pun menangis. Tak lama kemudian, pembicaraan pun ku akhiri.

Ada rasa sesal ketika aku mengutarakan hal tersebut. Tapi, dia harus tahu. Pun aku merasa malu, karena aku selalu merepotkannya. Aku belum pernah berbuat sesuatu yang bisa membuatnya bahagia dan tersenyum manis.

Dalam usiaku yang semakin bertambah, aku tak tahu kapan maut akan menjemput. Maka sebelum masa itu tiba, ingin rasanya aku memberikan yang terbaik untuknya, membahagiakannya, dan membuatnya tersenyum. Kabulkan, ya Rabb.

http://dekaes.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

agung sutrisno | PNS
Isinya bagus, ringan, gampang dibaca, dan menyentuh kehidupan sehari-hari. Keep on good works!!!
KotaSantri.com © 2002 - 2022
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0495 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels