Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."
Santri
Ikmal Auliyak
Nyantri
Tanggul
Herie Oktagiyanto
Pelajar
Bantul
Ecep NF
sgfestg
ghfg
Forum
Suara
Puspita : kebosanan terhadap sesuatu mulai melanda
Akhmad : “Kecintaan kepada Allah melingkupi hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan merambah ke segala hal.” (Imam al-Ghazali)
Nia : rindu sama ksc dan teman2 ksc
Pelangi
Bingkai
Kamis, 30 Desember 2010 pukul 19:00 WIB
Honi Kungfu Panda
Wanita bukanlah merupakan sebatas sebutan, panggilan, ataupun hasil dari goresan lidah, namun wanita merupakan sebuah kata yang memiliki keagungan di dalamnya. Di samping itu, di dalam diri seorang wanita terdapat …
Selengkapnya • Suka
Senin, 27 Desember 2010 pukul 18:55 WIB
Aris Solikhah
Aku ingin melupakanmu. Itu saja. Tapi tak bisa. Masa lalu adalah masa lalu. Mungkin kita bisa melupakan banyak hal dalam hidup ini. Namun bukan yang berkesan. Gimana tidak berkesan? Dua …
Selengkapnya • Suka
Kamis, 23 Desember 2010 pukul 18:40 WIB
Ferry Hadary
Semilir angin berhembus lembut menabuh daun, mengiringi ranting kecil pepohonan yang menari meliuk-liuk. Di langit, sinar mentari menelusup dari balik awan yang bergelayut. Menyapa ramah, kemudian mendekap hangat penghuninya. Musim …
Selengkapnya • Suka
Senin, 20 Desember 2010 pukul 18:55 WIB
Rifatul Farida
Satu hal yang tak pernah kuinginkan adalah bertemu denganmu. Karena masa lalu itu perihnya masih terasa sampai saat ini. Namun, pil pahit harus kutelan lagi, sebagai imunitas keimanan, dan penahan …
Selengkapnya • Suka
Kamis, 16 Desember 2010 pukul 18:22 WIB
Mujahid Alamaya
Aku termasuk jarang dan sulit untuk menangis. Entah kapan terakhir kalinya aku menangis, tentunya bukan menangis karena cengeng, tapi menangis karena sesuatu yang membuat hati ini sakit dan tergores. Yang …
Selengkapnya • Suka
Maharandi | Karyawan
Syukur alhamdulillah, sejak pertama kali membaca tulisan-tulisannya, saya langsung tertarik, karena materinya beragam dan terkadang mendatangkan inspirasi baru. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan hidayahNya kepada kita semua.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1691 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels