HR. Ibnu Majah dan Abi Ad-Dunya : "Secerdik-cerdik manusia ialah orang yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling gigih membuat persiapan dalam menghadapi kematian itu."
Santri
Achmad Putra
Swasta
Kota Jambi
rumanto
swasta
Probolinggo
Suradi
Karyawan
Sukoharjo
Forum
Suara
Fahima : Kembali setelah sekian tahun...
Aryanto : Assalamualaikum .....tes 1 2 3
Tulisan
Forum
Dialog Santri
Apa yang akan kita lakukan ketika mendapati seorang kawan yang tidak melaksanakan ajaran agamanya dengan baik, bahkan untuk urusan yang pokok, misalnya meninggalkan shalat? Mengingatkan atau diam saja? Barangkali tidak sedikit yang mendiamkannya. Sudahlah, agama adalah urusan pribadi, demikian kata sebagian pendapat. Benarkah? Jika memang demikian, di manakah kewajiban kita dalam berdakwah?
11 November 2010 pukul 15:10 WIB • 1143 Klik • 9 TanggapanSuka
rainbow
lalu hrs gimana, ada teman kantor seperti itu, diatanyakan knp g prnah solat, ajwabnya blm waktunya, jd hrs gmna y pak?
prnah di kasih artikel2 tntg solat, dll, tp g ngaruh, lalu hrs bgimankah?/
11 November 2010 pukul 15:48 WIB
yantie
o iya bilangnya muslim sejati tetapi tak pernah q liat sholat di kantor, klo hari jum'at selalu ada.. ditanya katanya malez aneh kan...katanya blm waktunya tobat...lalu bgmnakah tuk mengingatkannya?
12 November 2010 pukul 08:59 WIB
Akhmad Muhaimin Azzet
Masalahnya bukan terletak pd apakah ia mau ato tdk, sebab ini terkait erat dg hidayah dr Allah, tp kemauan dr kita unt terus menyampaikan—sdh tentu dg berbagai metode yg menarik—dan kesadaran dlm diri kita bahwa ini adl bagian dr kewajiban berdakwah; bukan berpandangan bahwa: “Sudahlah, itu urusan pribadi dia sendiri.” Ini kalo menurut sy yg jg msh terus belajar ini. Gmana menurut teman santri yg lain?
12 November 2010 pukul 10:32 WIB
yantie
iya sih..memang susah klo blm kebuka hatinya'' klo menurut q sh.. jangan bosan aja x ya mengingatkannya.. (maksudnya yg tadi tuch.. udh dengan banyak cara) tp rupanya Allah blm kasih Hidayah...ya kita do'akan aj. lh..
12 November 2010 pukul 11:17 WIB
Ade Farida
Dakwah = Menyampaikan. Kalau memang kita masih bisa menyampaikan, maka sampaikanlah. Biasanya Personal Approuch lebih besar pengaruhnya karena mengajak tanpa menggurui, bertanya tanpa menginterogasi. Kalau segala cara tidak berpengaruh, kita serahkan saja kepada sang pemilik hati dengan mendoakan ybs, semoga Allah memberikan hidayah, karena hanya Allah yang mampu membolak-balikkan hati. Wallahu'alam. Mohon maaf kalau ada yg salah
12 November 2010 pukul 18:07 WIB
Untuk memberikan tanggapan, silahkan login terlebih dahulu.
Eko Prasetyo | Editor Bahasa
Tulisan-tulisan di KotaSantri.com bagus dan sering dijadikan acuan oleh banyak pembaca. Saya memahaminya karena kebetulan juga berkecimpung di media serta punya banyak teman pembaca KotaSantri.com.
KotaSantri.com © 2002 - 2020
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1775 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels