HR. Ad-Dailami : "Alangkah baiknya orang-orang yang sibuk meneliti aib diri mereka sendiri dengan tidak mengurusi aib orang lain."
Santri
cinta sejati
karyawan swasta
Kijang kota
gerhana
---
gowa
shalikan mohammad
advisor
depok
Forum
Suara
Puspita : kebosanan terhadap sesuatu mulai melanda
Akhmad : “Kecintaan kepada Allah melingkupi hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan merambah ke segala hal.” (Imam al-Ghazali)
Nia : rindu sama ksc dan teman2 ksc
Tulisan
Forum
Dialog Santri
Oleh Silvia
IKhwafillah,, mohon tanggapannya untuk share...

Mungkin ketika kita sudah paham dengan ilmu agama, pastilah kita menginginkan pasangan kita kelak juga orang yang shaleh dan baik agamanya, tapi tidak dipungkiri karena jodoh di Tangan Allah...ketika ada kalangan ammah yang mengajak kita menikah, apa tanggapan kalian???

Dan jelas dlm Sabda Rasulullah,"Bahwa wanita itu di Nikahi karena Empat perkara, yaitu Kecantikannya, Hartanya, keturunannya dan Agamanya, Maka alangkah baiknya jika kita memilih karena Agamanya"..
1 September 2010 pukul 22:30 WIB • 566 Klik • 17 TanggapanSuka
Mujahid Alamaya
Kenapa tidak?
Insya Allah bisa jadi lahan dakwah.
1 September 2010 pukul 22:34 WIB
Silvia
tapi, hrus dmulai dr titik Nol...
Subhanallah org yg bsa melakukanny...
1 September 2010 pukul 22:38 WIB
Mujahid Alamaya
Di situlah nilai lebihnya.
Saya ada temen, anak KSC juga. Ia seorang perempuan aktifis, pemahaman agamanya tinggi, pakaiannya lebar. Ia memutuskan untuk menerima seseorang yang masih pemula dalam hal agama, masa lalunya di dunia dugem, perokok. Alasan teman saya itu simple, "Insya Allah merupakan lahan dakwah."
1 September 2010 pukul 22:45 WIB
Silvia
iya,,ane jg ada temen yg nikah dgn ammah...
tapi, kembali pd kondisi qt msg2,,mampukah kita utk mengajaknya pd kebaikan??atau selanjutnya, qt yg di ajak oleh mrka??
karna 2 kasus di atas pernah ane temui...
1 September 2010 pukul 22:49 WIB
Mujahid Alamaya
Harus mampu dan istiqamah.
1 September 2010 pukul 22:53 WIB
Untuk memberikan tanggapan, silahkan login terlebih dahulu.
Lia Juliana | Staf Purchasing
My fav situs nih.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2131 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels