Ibn Qudamah : "Ketahuilah, waktu hidupmu sangat terbatas. Nafasmu sudah terhitung. Setiap desahnya akan mengurani bagian dari dirimu. Sungguh, setiap bagian usia adalah mutiara yang mahal, tak ada bandingannya."
Santri
Hafadz Alkautsar
R n D
Tangerang
Joko Triswanto
------
Cibitung
suwardi
buruh
depok
Forum
Suara
Azwar : 2021 siapa yang masih ada di KSC ? #senyum
Fahima : Kembali setelah sekian tahun...
Tulisan
Forum
Ta'aruf dan Pernikahan
Ketika usia sudah waktunya untuk menikah, tidak sedikit di antara kita yang sengaja menunda karena alasan belum siap. Padahal, calon pasangan sudah ada. Kebanyakan alasan belum siap karena ekonomi belum matang. Bila sudah begini, apa yang sebaiknya kita lakukan?
5 Februari 2011 pukul 09:53 WIB • 1235 Klik • 14 TanggapanSuka
Akhmad Muhaimin Azzet
Terima kasih banyak, Mas Purwito, semoga doa kita dikabulkan oleh Allah Swt. Allahumma amin...
9 Februari 2011 pukul 10:30 WIB
Nurfitri Rahmawati
Allah Yang Maha Mengetahui, lebih tahu daripada diri kita kita pribadi, tentang kapan kita siap untuk menikah. Karena terkadang orang yang merasa belum siap, tapi karena suatu hal menyebabkan ia akhirnya menikah, itu berarti - menurut ALLAH - orang itu sudah siap untuk menikah. Dan begitupun sebaliknya. Mungkin kita merasa sudah siap lahir bathin termasuk financial, tapi koq ya...belum nikah juga, serasa jodoh itu sulit ketemunya. Nah....mungkin menurut ALLAH kita belum siap untuk menikah. Berbaik sangka saja pada Allah terhadap apa yang terjadi dlm hidup kita. Untuk kasus yang sudah ketemu pasangan, sudah pula siap segalanya....everything's ok lah, tapi koq ya masih nunda juga...,kalo yang ini -mungkin- Allah punya skenario tersendiri yang ga pernah kita duga.
9 Februari 2011 pukul 15:16 WIB
Danny Savitra
yup.zzz,,,ko mau mendapat jodoh bersegeralah..sholat tahajjud...
9 Februari 2011 pukul 16:40 WIB
Akhmad Muhaimin Azzet
@Mbak Nurfitri Rahmawati: terima kasih banyak atas tambahan ilmunya. Demikianlah. Segalanya sesuatu memang sudah diatur oleh Allah Swt. Oleh karena itu, hendaknya kita berikhtiar untuk melakukan yang terbaik sebagai upaya agar kita bergerak kepada takdir baik yang telah digariskan oleh Allah ‘Azza wa Jalla. Di samping itu, betapa pentingnya berdoa yang sungguh-sungguh kepada-Nya. Selebihnya, segala sesuatu memang atas kuasa Allah Ta’ala, maka betapa penting bagi untuk menyandarkan diri dan bertawakkal hanya kepada-Nya.
10 Februari 2011 pukul 08:38 WIB
Akhmad Muhaimin Azzet
@Mas Danny Roza Savitra: benar sekali, marilah menunjukkan betapa butuhnya kita terhadap pertolongan-Nya, dalam segala hal, dengan bertahajjud. Dengan demikian, semoga kecintaan kita kepada Allah Swt. juga semakin mendalam.
10 Februari 2011 pukul 08:41 WIB
Untuk memberikan tanggapan, silahkan login terlebih dahulu.
rainbow | Karyawan Swasta
KSC makin keren sekarang, fitur-fiturnya udah kaya FB aja. ;)
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.4226 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels