HR. Ad-Dailami : "Alangkah baiknya orang-orang yang sibuk meneliti aib diri mereka sendiri dengan tidak mengurusi aib orang lain."
Santri
rendi azzaz
sekolah
jember
yeyen santi
swasta
palembang
Heriyanto
Swasta
Tangerang
Forum
Suara
Abdul : Hanya sunyi yg mengajarkan kita untuk tidak mendua
Farhan : Ya Allah,, kangen tempat ini.. Kangen masa2 sekolah dulu.. :')
Naflah : bla bla bla..... ????????
Tulisan
Forum
Al-Qur'an dan Al-Hadits
Dalam sebuah hadits yang panjang, Rasulullah Saw. pernah ditanya oleh seorang lelaki—yang sesungguhnya adalah Malaikat Jibril—tentang islam, iman, ihsan, dan kiamat. Ketika ditanya tentang ihsan, Rasulullah Saw. menjawab:

“Hendaklah engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Namun, jika engkau tidak dapat (beribadah seolah-olah) melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihat engkau.” (HR. Muslim)

Puncak kebaikan atau ihsan adalah kesadaran seseorang di dalam beribadah kepada Allah Swt. seolah-olah melihat-Nya, namun jika tidak mampu melakukan demikian maka ia mempunyai kesadaran yang bersumber dari keyakinannya bahwa Allah Swt. senantiasa melihat dirinya. Seseorang bisa mencapai tahapan ihsan yang semacam ini apabila keislaman dan keimanannya telah benar-benar kuat berada dalam jiwanya. Sudah barang tentu, setiap orang beriman harus berupaya untuk mencapai maqam ihsan dalam beribadah kepada Allah Swt.

Saudaraku di KotaSantri rahimakumullah, bisakah kita mencapai puncak kebaikan yang bernama ihsan? Mari kita terus-menerus memperbaiki dan memacu diri.
27 Desember 2011 pukul 10:35 WIB • 1315 Klik • 0 TanggapanSuka
Untuk memberikan tanggapan, silahkan login terlebih dahulu.
Moh. Iwan Ihyak Ulumuddin | Pelajar
Ingin sekali gabung, sharing ilmu, and so on.
KotaSantri.com © 2002 - 2019
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1565 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels