Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."
Alamat Akun
http://yan.kotasantri.com
Bergabung
12 Maret 2009 pukul 10:18 WIB
Domisili
Bogor - Jawa Barat
Pekerjaan
Guru
pokoknya suka banget anak-anak
nur_lazuardi@yahoo.com
nur_lazuardi@yahoo.com
Catatan Nurliyanti Lainnya
Allah tetap bersamaku
17 Desember 2011 pukul 01:27 WIB
figur ayah??
9 Desember 2011 pukul 16:53 WIB
ikuti dengan erat
8 Desember 2011 pukul 19:32 WIB
Waspada AIDS!!
4 Desember 2011 pukul 20:51 WIB
semuanya mencerminkanku
25 November 2011 pukul 08:54 WIB
Catatan
Ahad, 18 Desember 2011 pukul 02:56 WIB
bagaimana jika dibalik??

Oleh Nurliyanti

seorang insan tengah bersedih karena ditinggal orang yang dikasihinya. hidupnya jadi mendung, wajahnya murung, tak ada gairah hidup. sampai suatu hari seorang kawannya menghampiri
"mengapa kamu selalu terlihat sedih?"
"orang yang kusayangi pergi dariku.."
"lantas?"
"hidupku hancur tanpanya" (lebay.com :D)
"hmmm.. apakah kamu bisa kuat berjalan?"
"bisa."
"apakah kedua orangtuamu masih ada?"
"masih."
"mobilmu masih utuh?"
"tentu saja."
"kapan terakhir kali kamu sakit?"
"5 bulan yang lalu."
"apa karirmu semakin menanjak?"
"ya."
"bagaimana jika dibalik?"
"apanya?"
"orang yang kau kasihi kembali, tetapi semua milikmu saat ini hilang, termasuk kesehatanmu, orangtuamu, karirmu, dan yang lainnya?"
"..."

~ bersyukurlah dengan apa yang kau miliki sekarang :) ~

Bagikan

--- 4 Komentar ---

Andri Muhammad Darus Saleh menyukai catatan ini.
Anna Fathimah Zakaria | Staf Pengajar
Baru saya sadari, ternyata KotaSantri.com tidak saja memperluas silaturrahim saya dengan teman-teman dari berbagai daerah di seluruh Indonesia (dan mungkin juga luar Indonesia, insya Allah), tapi juga mendidik saya untuk berperilaku lebih baik dan lebih Islami lagi serta mengajarkan saya banyak pengetahuan. Subhanallah...

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0891 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels