|
Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."
|
|
nur_lazuardi@yahoo.com |
|
nur_lazuardi@yahoo.com |





Oleh Nurliyanti
seorang insan tengah bersedih karena ditinggal orang yang dikasihinya. hidupnya jadi mendung, wajahnya murung, tak ada gairah hidup. sampai suatu hari seorang kawannya menghampiri
"mengapa kamu selalu terlihat sedih?"
"orang yang kusayangi pergi dariku.."
"lantas?"
"hidupku hancur tanpanya" (lebay.com :D)
"hmmm.. apakah kamu bisa kuat berjalan?"
"bisa."
"apakah kedua orangtuamu masih ada?"
"masih."
"mobilmu masih utuh?"
"tentu saja."
"kapan terakhir kali kamu sakit?"
"5 bulan yang lalu."
"apa karirmu semakin menanjak?"
"ya."
"bagaimana jika dibalik?"
"apanya?"
"orang yang kau kasihi kembali, tetapi semua milikmu saat ini hilang, termasuk kesehatanmu, orangtuamu, karirmu, dan yang lainnya?"
"..."
~ bersyukurlah dengan apa yang kau miliki sekarang :) ~
| Bagikan | Tweet |
|
--- 4 Komentar ---
jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan.
dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.