HR. Al Hakim : "Menyendiri lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk, dan kawan bergaul yang shaleh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih baik daripada berdiam, dan berdiam adalah lebih baik daripada berbicara (ngobrol) yang buruk."
Alamat Akun
http://ukhtiena_illiyyin.kotasantri.com
Bergabung
5 Juni 2010 pukul 01:41 WIB
Domisili
Jember - Jawa Timur
Pekerjaan
Mahasiswi
Catatan
Kamis, 8 Juli 2010 pukul 22:32 WIB
~. Buah dari kehalalan .~

Oleh Madda Illiyyin

♥ Pertama, hidup menjadi berkah

Teori tentang berkah memang tidak mudah di cerna oleh akal. Tetapi ia bisa kita rasakan. Seorang mukmin yang baik pasti mempunyai catatan tentang hari_hari dari hidupnya, diman dia bisa merasakan bagaimana berkah dari hari_hari dalam hidupnya, di mana ia bias merasakan bagaimana berkah yang di berikan oleh Allah.

=====

Keberkahan itu kadang berupa sikap yang benar terhadap segala sisi kehidupan, yaitu berupa hati yang senantiasa istiQomah. Menghadapi pasang surutnya kehidupan. Turunnya nikmat tidak membuat hatinya lupa akan daratan. Demikian pula datangnya ujian dan coba’an, tidak membuat jiwanya guncang. Orang seperti ini memiliki jiwa yang besar, hati yang lapang, sehingga stabil dalam menghadapi apa saja yang telah menimpanya.

=====

Banyaknya harta bukan jaminan bagi seseorang untuk hidup tenang, tentram dan bahagia. Maka dari itu, boleh jadi orang yang miskin bisa merasakan kesenanagan dan kebahagiaan dengan keberadaannya. Kebahagiaan memang tidak selalu bisa dinilai dan di ukur dari banyaknya harta,
tetapi….. pada makna, nilai dan manfa’at dari harta itu sendiri. Bagaiman ia disalurkan dalam aktifitas yang bermanfa’at, baik untuk dirinya sendiri, keluarga maupun masyarakat yang lebih penting lagi adalah bagimana cara memperolehnya. Dengan itulah harta bisa membuat jiwa kita tenang, tentram dan bahagia.

=====

♥ Kedua, tidak banyak musuh

Hidup secara halal akan membuat orang merdeka dalam arti yang sesungguhnya. Orang yang hidup secara halal makan dari makanan yang halal dengan cara yang halal pula, tidak mendzalimi orang dan tidak mengambil hak orang lain, berarti berjalan di jalan yang benar. Dengan begitu, dalam hidupnya, ia tidak akan merasakan punya musuh dan hidupnyapun akan tenang.

“ Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah_langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al_BaQarah: 168 )




Bagikan

--- 0 Komentar ---

Darwin | Wiraswasta
Subhanallah... KotaSantri.com bisa dijadikan salah satu referensi guna menambah wawasan.
KotaSantri.com © 2002 - 2020
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0367 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels