HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://rosyad.kotasantri.com
Bergabung
15 November 2009 pukul 21:37 WIB
Domisili
Depok - Jawa Barat
Pekerjaan
mahasiswa
hmmmm biasa aja, gk ada yang istimewa
balian_yerr@yahoo.co.id
http://twitter.com/balian_yerr
Catatan Sabilal Lainnya
Aku seorang mujahid !
21 November 2009 pukul 23:54 WIB
Kenalan dgn Imam Syaf'i yuk !
18 November 2009 pukul 01:31 WIB
Surat untuk halaqah q t'sayang
17 November 2009 pukul 01:28 WIB
Catatan
Kamis, 11 Maret 2010 pukul 14:12 WIB
Sudahkah kita bersiwak?

Oleh Sabilal Risjad

Saudaraku yang ku cintai, izinkanlah aku membahas sunnah rasul yang agaknya mulai ditinggalkan,
sunnah yang sangat rasulullah cintai dan beliau lakukan dalam setiap kesempatan, ,

saudaraku, di zaman modern ini sepertinya siwak sudak mulai ditinggalkan, kita mengganggap bahwa sikat gigi sudah cukup untuk menggantinya.
'aisyah berkata: rasulullah b'sabda, 'bersiwak itu dapat membersihkan mulut dan membuat Allah ridha (h.r. Baihaqi dan nasaa'i)

begitu pentingnya bersiwak, rasulullah pernah bersabda, 'sekiranya tidak membuat sulit ummatku, maka akan aku perintahkan mereka bersiwak pada tiap wudhu (h.r malik, ahmad dan nasaai), apakah mungkin kita menggosok gigi dengan pasta gigi tiap wudhu ?, justru hal ini berbahaya. Beda halnya dengan siwak yg semakin digunakan semakin membawa manfaat.

Dalan kitab tanwirul qulub, al Hafiz bin Hajar, menjelaskan manfaat siwak, siwak itu membuat Allah ridha, memutihkan gigi, membersihkan mulut, menambah kepintaran, memfasihkan lisan, menguatkan gigi, menghilangkan bau mulut, membuat musuh segan, menambah harta dan anak, mencegah sakit gigi, mencerahkan wajah, meluaskan rezeki, membuat setan marah dan membuat malaikat senang.

Saudaraku, Rasul tercinta khawatir memberatkan ummatnya atas siwak, karena Rasul tahu tidak disemua tempat tidak ada kayu siwak, namun kalau kita berusaha, saya yakin, kita bisa dengan mudah membelinya di toko2 islam.

Semoga apa yang saya sampaikan bisa menjadi motivasi untuk kita semua dalam menghidupkan sunnah rasul.

Saya akhiri dgn sebuah hadis syerif, 'rak'ataani bis siwaaki, afdhalu min sab'iina rak'atan bilaa siwaak, (dua raka'an shalat dengan siwak, lebih afdhal daripada tujuh puluh raka'at shalat tanpa siwak) (h.r Abu na'im)
waALLAHU'alam.

Bagikan

--- 0 Komentar ---

Akhmad Muhaimin Azzet | Penulis
Membaca-baca di KotaSantri.com, di samping memetik motivasi dan inspirasi, betapa terasa damai di dada. Sungguh. Beginilah bila akhlak mulia yang dijunjung dan dijaga. Alhamdulillah...
KotaSantri.com © 2002 - 2020
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0962 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels