Umar bin Abdul Aziz : "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika engkau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
Alamat Akun
http://nurvhie.kotasantri.com
Bergabung
9 Februari 2011 pukul 10:49 WIB
Domisili
Cengkareng - Jakarta
Pekerjaan
Harvest
http://nurvhie.wordpress.com/
fitri_senja@yahoo.com
Catatan Nurfitri Lainnya
Arti Sahabat
17 Februari 2011 pukul 08:59 WIB
Bersahabatlah karena Allah
16 Februari 2011 pukul 08:21 WIB
Coba Kita Renungkan
14 Februari 2011 pukul 08:54 WIB
Recipe To Be Beautiful
11 Februari 2011 pukul 10:03 WIB
Karena Aku Sahabatmu
10 Februari 2011 pukul 11:59 WIB
Catatan
Jum'at, 18 Februari 2011 pukul 10:21 WIB
Jatuh Cinta, Diriku Berubah .....

Oleh Nurfitri Rahmawati

Jatuh Cinta, Diriku Berubah ….
Posted on 18/02/2011 by nurvhie

Wah ! Kemarin dia senyum sama aku :) . Kejadian langka nih.
atau …. mungkin dia lagi ngetawain penampilanku ya :(

Aku sibuk merancang obrolan-obrolan lucu yang akan kukatakan
lalu saat ia menghampiriku
pipiku merona, jantungku berdebar lebih cepat dari yang kukira
aku…pergi….. Gagal lagi deh.

Sulit aku percaya ….!!
aku ganti baju berkali-kali
dan saat aku pikir udah nemuin yang pas
aku…. ganti lagi…

Hanya karena satu orang dari “kaum adam” ini
aku bingung,
seperti ga kenal dengan aku yang sekarang
apa cintaku padanya … sungguhan ????
tapi , kenapa ia nampak begtu … flat …. :(

Aku nggak bisa terus kayak gini
atau – mungkin – cinta memang telah memilihku
agar aku bisa memetik pelajaran :)

Harusnya cinta membuat yang ‘kurang baik’ menjadi ‘lebih baik’

Bukannya membuat yang ‘sudah baik’ menjadi ‘kurang baik’, atau yang sudah ‘kurang baik’ bertambah ‘tidak baik’.

Ya Allah, terima kasih. Engkau sudah menyadarkanku sebelum aku melangkah terlalu jauh.


This entry was posted in Notes by nurvhie

Bagikan

--- 0 Komentar ---

mang_unus | Wiraswasta
Semoga dapat menjadi wasilah untuk semua; berbagi ilmu, memupuk ukhuwah, mengokohkan keimanan, menopang keistiqamahan.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0791 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels