Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."
Alamat Akun
http://mariam.kotasantri.com
Bergabung
19 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Government Employees
simple...simple dan simple ^_^
http://mariam008.multiply.com
mariam@kotasantri.net
mariam@kotasantri.net
mary_oq07
email_aq07@yahoo.com
Catatan Mariam Lainnya
Do'a Harap-quw...
31 Maret 2010 pukul 15:11 WIB
Delapan Perhiasan Bagi Delapan Perkara
5 Maret 2010 pukul 10:50 WIB
Cuman Corat-Coret Aza....
4 Maret 2010 pukul 13:50 WIB
Sebuah Renungan...
15 Februari 2010 pukul 11:00 WIB
Catatan
Rabu, 14 April 2010 pukul 11:04 WIB
Suara Hati Bunda

Oleh Mariam Komalawati

Keceriaan tiba-tiba terhenti...
sementara air mata sulit dihentikan
teringat sumringah dari wajah-wajah orang yang tengah menantimu,
menambah sesak sedih hatiku

Aku Bundamu...
menyesali di dalam hati
mungkin aku lalai dan terlalu egois
aku yang egois hanya memikirkan aktifitasku,
aktifitas yang tak kusadari membuat kau merasa lelah
lelah.. lelah.. dan lelah hingga sulit untuk kau bertahan
maafkan bunda..
bunda menyesalinya..
sungguh bunda menyesalinya

Ya Allah Ya Rabb,
semua tak lepas dari kehendak-Mu
aku memohon ampun atas segala khilafku
beri aku kekuatan untuk tetap bisa berdiri tegak menjalani takdirku
tidak ada ragu, yakin bahwa kasih sayang-Mu selau tercurah
terlebih untuk Fatima, bayi mungilku yang akhirnya kembali pada-Mu

Fatima, teriring do'a dari orang-orang yang menyayangimu..
Fatima, pelita hati kami Ayah Bundamu,
sebagaimana Fatima putri yang menjadi pelita hati Rasulullah saw

Bagikan

--- 9 Komentar ---

Cybi Newsletter | Buletin Bulanan
Situs ini berisi berbagai tulisan menarik yang bernuansa anak muda. Walau demikian, situs ini tetap dapat memberikan siraman rohani dan memperkaya wawasan Anda, ketika membaca dan menekuninya.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0734 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels