Umar bin Abdul Aziz : "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika engkau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
Alamat Akun
http://fauziah_humaira.kotasantri.com
Bergabung
6 November 2010 pukul 06:09 WIB
Domisili
Banda Aceh - Nanggroe Aceh Darussalam
Pekerjaan
mahasiswa
optimist but realistic n logic
fziah05@ymail.com
http://facebook.com/fauziah humaira
http://twitter.com/sihaizirah
Catatan Fauziah Lainnya
Analisis Isi
10 Maret 2011 pukul 18:28 WIB
Berkreasi Dalam Lamunan
7 Maret 2011 pukul 20:42 WIB
SERIBU ALASAN UNTUK MEMILIH MU
28 Februari 2011 pukul 13:40 WIB
BUKAN HANYA PAHLAWAN BERTOPENG YANG BISA BERUBAH
12 Februari 2011 pukul 21:50 WIB
Catatan
Selasa, 19 April 2011 pukul 22:21 WIB
Kabar kabur Tanah Kelahiran Ku, kembalikan aqidah kami!!

Oleh Fauziah Humaira

Aliran sesat bukan lagi hal baru di Indonesia tanah air tercinta ini. Bahkan setiap tahun ada saja yang bermunculan. Namun sangat ironis ketika aliran sesat ini tumbuh subur di kota serambi mekah yang sangat di kenal dengan masyarakatnya yang religius dan fanatik terhadap agamanya. Masyarakat Aceh yang sangat di hormati dan di segani oleh bangsa luar kini hanya akan menjadi sejarah jika kekacauan ini tidak segera di tangani.
Aliran sesat seperti Ahmadiyah, Lia Eden, LDII Al Qiyadah, NII dan yang lagi sangat hangat-hangatnya di bicarakan di Aceh adalah Millata Abraham. Menurut media harian serambi aliran Millata Abraham berpusat di Peusangan, kabupaten Bireun yang di kenal dengan sebutan Kota Juang. Ini salah satu ekspresi dari fenomena keberagaman dalam masyarakat muslim saat ini. Keberagaman yang diwarnai oleh dangkalnya aqidah yang dimiliki para pemeluknya. Terkadang agama hanya digunakan sebatas pengenal identitas semata.
Ada benarnya ketika seseorang berkata,manusia tidak berhak menyatakan suatu kelompok itu sesat atau tidak menurut ajaran Islam karenaseperti telah di janjikan Allah padaakhir zaman akan munculberbagai aliran dalam Islam. Mungkin ini salah satu alasan untuk menguatkan mereka dalam mencari kebenaran. Tapi ingatlah ketika merekamengatas namakan dirinya muslim (Pengikut Islam) maka ada aturan mainnya, bukan hanya sekedar perkataan saja.
Perbedaan pemahaman dalam Islam ada. Ini sangat mengacu kepada pendalaman keilmuan yang erat hubungannya denga teologi dan ajaran untuk beribadah. Ketika semangat untuk beragama itu muncul dan tidak dibarengi dengan ilmu yang memadai maka akan muncul dua hal. Pertama akan sangat mudah terbawa oleh ajaran sesat yang tidak ada dalil pembenarannya dan yang kedua akan sangat mudah menyesatkan orang lain karena kurangnya pemahaman terhadap apa yang sedang mereka lakukan. Na’uzubillah ….
Komunitas Millah Abraham menitik beratkan bahwa Nabi Ibrahim adalah sosok yang lebih dibandingkan nabi-nabi lain. Mereka sangat mengutamakan logika dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Quran. Ibadah solat adalah mengingat Allah maka tidak perlu dengan gerakan hanya sebatas mengingat saja di manapun mereka berada. Yang harus dilaksanakan hanyalah solat di waktu malam dan mereka tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai Rasul.
Kini mereka memperluas jaringan sampai ke pusat kota serambi mekkah.BandaAceh. Sasaran empuk ajaran ini adalah generasi muda yang intelektualitasnya tinggi tapi tidak dibarengi dengan pemahaman agama yang baik. Menurut keterangan surat kabar setempat mahasiswa Unsyiah terutama Fakultas teknik banyak yang terpengaruh dengan gaya persuasif mereka.
Untuk menjawab keresahan para orang tua, pihak pemerintah telah melakukan hal-hal yang dianggap dapat mengurangi keresahan itu. Ulama juga mengambil perannya dengan kembali gencar memberikan pemahaman kepada masyarat dalam khutbah-khutbahnya.
Wahai sahabat generasi muda sekalian, kita adalah penerus bangsa dan agama yang memegang peranan penting di masa mendatang. Jangan sampai negeri kita tercinta ini menjadi sejarah atas kutukan Tuhan kepada Umatnya yang ingkar dan sesat seperti zaman dulu. Tidak ada kata terlambat untuk belajar memperdalam ilmu agama. Tidak ada batasan belajar dalam Islam karena hidup adalah belajar.

Bagikan

--- 1 Komentar ---

oblongsantri | desainer dan konveksi
Banyak referensi yang bisa didapat, untuk perkembangan ide dan kreasi di oblong santri. Keren.
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0339 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels