HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://elly.kotasantri.com
Bergabung
23 Desember 2010 pukul 21:21 WIB
Domisili
Samarinda - Kalimantan Timur
Pekerjaan
Jurnalis
nothing
http://ellysayangallah.blogspot.com
http://facebook.com/Elly Shoong ZShaank
http://twitter.com/@ellysayangallah
Catatan Elly Lainnya
sungai kecilku
6 April 2011 pukul 09:02 WIB
kejam
18 Januari 2011 pukul 10:41 WIB
Jaga Waktu Shalat mu
8 Januari 2011 pukul 11:42 WIB
Catatan
Rabu, 29 Desember 2010 pukul 10:48 WIB
nantikan aku dibatas waktu

Oleh Elly Kartika Sari

Nantikan aku di Batas Waktu.

sesunging senyum mengantar langkah itu dengan pasti, langkah yang mengisyaratkan janji akan kembali. walau tak bisa memastikan akan terhenti pada saatnya.

''Karena Waktu tak bisa diterka mana akhirnya, aku tidak bisa memastikan''

begitu alibinya saat dipertanyakan ''sampai kapan aku menunggu''?

sekali lagi ia hanya tersenyum dalam segala pertanyaan itu..

mampukah kau bertahan dalam pengembaraanmu tentang semua perjalanan itu?

masih ingatkah kau disini aku menunggu jika ingatanmu telah dipenuhi tentang waktu mu?

apa yang bisa membuat aku terus menunggumu, dengan batas waktu yang kau sendiri tak tau dimana ujungnya?

bagaimana aku harus bertahan, jika kau tau disini pun aku juga sedang diuji?

apa?

Bagaimana?

sampaikapan?

yah semua pertanyaan itu ia jawab dengan senyuman.

senyuman, apa yang bisa dijawab oleh sebuah senyuman? kebahagiaan? ooh aku mengira kau sedang meremehkan waktu, dan menjanjikan tetang sesuatu yang tak pasti apa itu..

sudahlah beri saja aku kepastian untuk semua penantianmu,

menantikanmu di batas waktu, sebatas waktu yang mana aku harus menunggu?

''aku berdoa dikedalam hatiku,

kenapa di kedalaman, karena tersimpan harapan suci

yang harus ku jaga kesuciannya. itu kenapa aku memilih yang terdalam, namun bukan untuk dipendam

dan itu tak perlu penyaksianmu, karena Allah telah menyaksikannya



sungguh walau aku kelu, tuk mengungkapkan perasaanku, bahkan untuk memastikan semua itu.

namun jangan salahkan penantianmu akan diriku..'



dalam harapan itu, aku tak ingin memaksa kau menanti.

dalam perpisahan kita kali ini, aku hanya katakan nantikan aku di batas waktu

kalau memang kau memilih aku

tunggu sampai aku datang



namun kini belumlah saatnya

kita saling membalas cinta

maafkan aku yang mengecewakanmu

tak bisa aku ikat kau dengan janji yang mengangankanmu

tak bisa aku pastikan kapan akan menjemputmu

hanya kata itu yang bisa membawaku padamu

Nantikanku Di Batas waktu
hanya itu katanya..
dan aku masih terpaku menatapnya

Bagikan

--- 0 Komentar ---

Nurudin | Swasta
Sekilas KSC memiliki apa yang dimiliki facebook yang membuat banyak orang 'kecanduan'. Tapi bila dicermati, facebook tidak memiliki apa yang dimiliki KSC. Maaf facebook, tak lama lagi aku akan meninggalkanmu, aku mendapatkan apa yang tak aku dapatkan darimu.
KotaSantri.com © 2002 - 2024
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0682 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels