|
Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."
|
|
|
http://amazzet.wordpress.com/ |
|
http://twitter.com/@kangazzet |





Rasulullah Saw. bersabda, “Belum akan tiba kiamat melainkan matahari akan terbit dari barat. Jika terbit dari barat maka seluruh umat manusia akan beriman. Pada saat itu, tidak bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia belum mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ketika matahari sudah terbit dari barat—sebagai tanda besar bahwa kiamat akan tiba—maka seseorang yang baru beriman sudah dikatakan terlambat; iman yang dinyatakannya tak berguna bagi dirinya. Demikian pula dengan ketika nyawa seseorang sudah berada di leher—pertanda bahwa ajal telah tiba—maka iman yang baru dinyatakannya sudah tiada berguna.
Sungguh, jangan sampai kita masuk ke dalam golongan orang-orang yang menyesal; lebih-lebih penyesalan di akhirat adalah penyesalan yang sudah tidak mungkin lagi kembali ke dunia untuk memperbaiki diri. Duhai jiwa yang ingin merasakan nikmat dalam rahmat-Nya, berimanlah sebelum terlambat.
Al-Faqîr ilâ rahmatillâh,
Akhmad Muhaimin Azzet
| Bagikan | Tweet |
|
--- 0 Komentar ---
jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan.
dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.