HR. Ibnu Majah dan Abi Ad-Dunya : "Secerdik-cerdik manusia ialah orang yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling gigih membuat persiapan dalam menghadapi kematian itu."
Alamat Akun
http://am_azzet.kotasantri.com
Bergabung
20 Oktober 2010 pukul 16:05 WIB
Domisili
Sleman - DI Yogyakarta
Pekerjaan
Penulis, juga editor freelance
http://amazzet.com/
http://twitter.com/@kangazzet
Catatan Akhmad Lainnya
Perintah dari Yang Mahamulia
19 November 2010 pukul 13:21 WIB
Menegakkan Agama dengan Shalat
10 November 2010 pukul 15:23 WIB
Kesaksian yang Dahsyat
2 November 2010 pukul 16:00 WIB
Lima Pilar Utama
27 Oktober 2010 pukul 10:43 WIB
Kunci Utama Hidup Sukses dan Bahagia
26 Oktober 2010 pukul 13:26 WIB
Catatan
Selasa, 23 November 2010 pukul 08:31 WIB
Beratkah Shalat Lima Waktu?

Oleh Akhmad Muhaimin Azzet

Dari Anas bin Malik r.a., ia berkata, “Bahwasanya Abu Dzar pernah bercerita bahwa Rasulullah Saw. bersabda, ‘Atap rumahku dibuka ketika aku di Makkah. Kemudian Jibril turun dan membelah dadaku, lalu mencucinya dengan air zamzam, kemudian dia datang membawa sebuah bejana dari emas yang penuh dengan hikmah dan keimanan, lalu menuangkannya ke dalam dadaku, kemudian menutupnya. Selanjutnya menggandeng tanganku dan membawaku naik ke langit dunia. Ketika aku sampai di langit dunia, Jibril berkata kepada penjaga langit, ‘Bukalah.’

“Dia (penjaga langit) bertanya, ‘Siapakah ini?’

“Dia (Jibril) menjawab, ‘Ini Jibril.’

“Dia (penjaga langit) bertanya, ‘Apakah ada orang lain yang bersamamu?’

“Dia (Jibril) menjawab, ‘Ya. Saya bersama Muhammad Saw.’

“Dia (penjaga langit) bertanya, ‘Apakah dia diutus kepada-Nya?’

“Dia (Jibril) menjawab, ‘Ya.’

“Ketika dia membukanya, kami naik melewati langit dunia. Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang duduk dan di sebelah kanannya terdapat sekumpulan orang dan di sebelah kirinya juga terdapat sekumpulan orang. Jika melihat ke sebelah kanannya, dia tertawa, dan jika melihat ke arah kirinya, dia menangis. Dia lalu berkata, ‘Selamat datang wahai nabi yang saleh dan anak orang yang saleh.’

“Aku bertanya kepada Jibril, ‘Siapakah orang ini?’

“Dia (Jibril) menjawab, ‘Ini adalah Adam. Sekumpulan orang yang berada di sebelah kanan dan kirinya adalah arwah anak keturunannya. Orang-orang yang berada di sebelah kanannya adalah para penduduk surga dan orang-orang yang berada di sebelah kirinya adalah penduduk neraka. Jika melihat ke arah kanannya, dia tertawa, dan jika melihat ke arah kirinya, dia menangis.’

“Sampai dia membawaku naik ke langit kedua, kemudian dia berkata kepada penjaganya, ‘Bukalah.’

“Penjaganya bertanya kepadanya seperti yang dikatakan oleh penjaga pertama tadi, lalu dia pun membukanya.”

Anas berkata, “Ketika Jibril bersama Nabi Saw. bertemu Idris, dia berkata, ‘Selamat datang nabi yang saleh dan saudara yang saleh.”

“Aku pun bertanya, ‘Siapakah ini?’

“Dia (Jibril) menjawab, ‘Ini adalah Idris.’

“Kemudian aku bertemu dengan Musa, lalu dia berkata, ‘Selamat datang nabi yang saleh dan saudara yang saleh.’

“Aku bertanya, ‘Siapakah ini?’

“Dia (Jibril) menjawab, ‘Ini adalah Musa.’

“Kemudia aku bertemu Isa. Setelah itu, aku bertemu Ibrahim. Dia berkata, ‘Selamat datang wahai nabi yang saleh dan anak yang saleh.’

“Aku bertanya, ‘Siapakah ini?’

“Dia (Jibril) menjawab, ‘Ini adalah Ibrahim Saw.”

Ibnu Syihab berkata, “Ibnu Hazm memberi tahu aku bahwa Ibnu Abbas dan Abu Habbah Al-Anshari berkata, Nabi Saw. bersabda, ‘Kemudian dia membawaku naik hingga ke mustawa sehingga aku mendengar suara pena-pena.”

Ibnu Hazm dan dan Anas bin Malik berkata, “Nabi Saw. bersabda, ‘Kemudian Allah ‘Azza wa Jalla mewajibkan atas umatku lima puluh shalat. Lalu aku kembali dengan membawa kewajiban itu sampai bertemu dengan Musa. Dia bertanya, ‘Apa yang diwajibkan Allah atas umatmu?’

“Aku menjawab, ‘Dia mewajibkan shalat lima puluh kali.’

“Dia (Musa) berkata, ‘Kembalilah kepada Rabb-mu karena umatmu tidak akan mampu melakukan hal itu.’

“Aku pun kembali dan Dia (Allah) menghapus setengahnya. Aku kembali lagi kepada Musa. Aku berkata, ‘Dia menghapus setengahnya.’

“Dia (Musa) berkata, ‘Kembalilah kepada Rabb-mu karena umatmu tidak akan mampu melakukan hal itu.’

“Aku pun kembali lagi, lalu Dia (Allah) menghapuskan setengahnya. Kemudian aku kembali kepadanya (Musa), lalu dia berkata, ‘Kembalilah kepada Rabb-mu karena umatmu tidak akan mampu melakukan hal itu.’

“Aku pun kembali lagi, lalu Dia berfirman, ‘Ia adalah lima shalat ia adalah (sama dengan) lima puluh shalat. Tidak akan berubah ketetapan dari-Ku.’

“Aku lalu kembali kepada Musa, kemudian dia berkata, ‘Kembalilah kepada Rabb-mu.’

“Aku menjawab, ‘Aku malu kepada Rabb-ku.’

“Kemudian dia membawaku pergi sampai tiba di Sidratul Muntaha. Ia ditutupi oleh warna-warni yang tidak aku ketahui warna apakah itu. Kemudian aku dimasukkan ke dalam surga, ternyata di dalamnya terdapat kalung-kalung dari mutiara dan ternyata tanahnya misik.” (HR. Bukhari)

Pada awalnya, kewajiban shalat yang diperintahkan oleh Allah Swt. kepada Nabi Muhammad Saw. dan umatnya adalah lima puluh kali shalat dalam sehari semalam. Namun, setelah dilakukan permohonan pengurangan yang diusulkan oleh Nabi Musa a.s. kepada Nabi Muhammad Saw., akhirnya Allah Swt. memutuskan bahwa kewajiban shalat bagi Nabi Muhammad Saw. beserta umatnya hanya lima kali saja.

Apabila ditinjau dari kewajiban awalnya yang lima puluh kali, tentu kewajiban shalat yang hanya tinggal lima kali dalam sehari semalam adalah kewajiban yang sudah tidak berat lagi. Akan tetapi, tidak jarang kita masih menyaksikan bahwa shalat lima waktu itu berat sekali untuk dikerjakan oleh Umat Islam. Semoga dengan mengetahui bahwa sesungguhnya kewajiban shalat ini pada awalnya lima puluh waktu, kita dijauhkan oleh Allah Swt. dari sifat merasa berat untuk melaksanakan shalat lima waktu.

Bagikan

--- 1 Komentar ---

nurdin sholihin, yantie, dan shalikan mohammad menyukai catatan ini.
Darwin | Wiraswasta
Subhanallah... KotaSantri.com bisa dijadikan salah satu referensi guna menambah wawasan.
KotaSantri.com © 2002 - 2020
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0348 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels